JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan terjadinya gempa bumi magnitudo (M) 5,2 di Malang, Jawa Timur pada Senin (14/10) pagi sekitar pukul 08.42 WIB. Episentrum gempa berada di wilayah perairan tepatnya 142 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang Ricko Kardoso menyatakan gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal jika dianalisis berdasarkan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya.
"Gempa terpantau berada di kedalaman 10 kilometer. Hasil pemodelan dan analisis kami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Ricko.
Ricko menjelaskan, sebaran guncangan gempa mencakup pesisir selatan hingga wilayah tapal kuda Jawa Timur. Berdasarkan peta tingkat guncangan, gempa bumi dirasakan di beberapa wilayah di Jatim.
Mulai Pacitan, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, Kediri, Bondowoso, hingga Kota Batu. Skala intensitas guncangan di wilayah-wilayah tersebut tercatat pada level II-III MMI.
Ricko melanjutkan berdasarkan skala tersebut getaran dirasakan di dalam rumah seakan ada truk yang berlalu. Dampaknya sejumlah benda ringan yang digantung terpantau bergoyang.
Ricko juga memastikan tidak ada ancaman bahaya bagi kawasan pesisir yang diguncang gempa tersebut. Termasuk adanya tsunami.