JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi magnitudo (M) 5,2 terjadi di Malang, Jawa Timur, Senin (14/10) pagi pukul 08.42 WIB.
Sebagian warga mengaku merasakan guncangan, namun hanya berlangsung singkat dan tidak terlalu keras.
"(Gempanya) terasa, tapi tipis, kurang lebih tiga detik, ujar Ratna Sari, warga Junrejo, Kota Batu, saat dihubungi JawaPos.com.
Ia mengaku awalnya tidak menyadari bahwa guncangan yang dirasakan adalah gempa. "Waktu lihat air di gelas goyang, baru ngeh kalau gempa," lanjutnya.
Baca Juga: Antisipasi Gempa, Pemkot Surabaya Berencana Pasang Sensor Monitoring Sesar
Paramita, Warga Dampit, Kabupaten Malang mengatakan bahwa ia tidak tahu bahwa ada gempa. "Nggak terasa gempa," ucapnya.
Episentrum gempa berada di wilayah perairan samudera Hindia, tepatnya 142 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang dengan koordinat 9,52 Lintang Selatan (LS) dan 112,85 Bujur Timur (BT).
BMKG memastikan gempa yang terjadi pagi ini tidak menimbulkan potensi tsunami.
Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai gempa susulan yang mungkin terjadi.
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG melalui laman resminya.
Baca Juga: BMKG Pastikan Gempa Magnitudo 5,9 di Kepulauan Seribu Tidak Berpotensi Tsunami