← Beranda
Longsor di Aceh Tengah Akibat Hujan Deras, 1 Warga Tewas dan Belasan Luka
Syahrul YunizarSenin, 14 September 2026 | 15.22 WIB
Ilustrasi tanah longsor.

JawaPos.com - Longsor terjadi di Kabupaten Aceh Tengah pasca hujan deras mengguyur pada Minggu (13/9) lalu. Akibatnya seorang warga meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka. Berdasar data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), longsor terjadi di beberapa titik.

 

Merujuk laporan yang diterima oleh BNPB, longsor terjadi Minggu (13/9) sekitar pukul 18.15 WIB. Total sebanyak 7 kampung yang tersebar di 4 kecamatan terdampak. Yakni Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara. Hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan.

 

“Berdasarkan pendataan sementara satu warga meninggal dunia dan 13 warga lainnya mengalami luka-luka,” Kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan pada Senin (14/9).

 

Sejauh ini, BNPB sudah mendapatkan data kerusakan sebanyak 2 unit rumah rusak berat dan 2 unit lainnya rusak sedang. Selain itu, sejumlah ruas jalan tertutup material longsor sehingga mengganggu akses masyarakat. BPBD Kabupaten Aceh Tengah berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan asesmen.

 

”BPBD juga mengerahkan 2 unit alat berat, yakni satu wheel loader dan 1 excavator, untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan,” imbuhnya.

 

Untuk membuka kembali akses jalan yang terdampak dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, Proses pembersihan material longsor masih berlangsung. BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi serta mendukung penanganan di wilayah terdampak.

 

”BNPB mengimbau masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan berintensitas tinggi atau berlangsung dalam waktu lama,” kata Berton.

 

Selain itu, masyarakat yang berada di sekitar lereng dan tebing agar meningkatkan kewaspadaan serta segera menuju tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah. Dia memastikan bahwa BNPB akan terus memonitor perkembangan situasi di lokasi terdampak.

 

EDITOR: Diar Candra