← Beranda
7 Pendaki Gunung Nokilalaki Sulteng Dievakuasi usai Kehabisan Logistik, Mayoritas Remaja
Antara• Senin, 14 September 2026 | 00.02 WIB
Para pendaki di Gunung Nokolalaki berhasil ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan, Minggu (13/9/2026). (Humas Kansar Palu via Antara)

JawaPos.com – Sedikitnya tujuh pendaki gunung Nokilalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan, Minggu (13/9).

Mereka diketahui kehabisan logistik dan kelelahan, sehingga tidak mampu kembali ke titik awal pendakian.

Ketujuh orang pendaki tersebut masing-masing bernama Rani (18), Fahri (17), Farel (17), Ramadhan (25), Sigit (20), Deikal (18) dan Iman (17).

"Sudah dipastikan (ketemu), ketujuh orang pendaki dalam keadaan sehat," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal di Palu, sebagaimana dilansir dari Antara.

Baca Juga: Sempat Hilang di Gunung Semeru, Pendaki Asal Kediri Berhasil Diselamatkan Setelah Pencarian 6 Jam

Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.40 WITA dari kaki Gunung Nokolalaki menuju lokasi terakhir tempat para korban beristirahat.

Usai pencarian sekittar 4,5 jam, ketujuh pendaki tersebut ditemukan sekitar pukul 14.10 WITA di koordinat 1°13'36.77"S 120° 9'22.71"E, di Pos 3 Gunung Nokolalaki.

Ketujuh pendaki itu kemudian dievakuasi ke posko dan diserahkan kepada pihak keluarga.

"Waktu tempuh dari titik penemuan korban ke posko SAR kaki Gunung Nokolalaki sekitar 75 menit dengan berjalan kaki,".

Sebelumnya, 11 orang dilaporkan melakukan pendakian ke Gunung Nokilalaki pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 07.00 WITA.

Baca Juga: Karhutla Jatim Meluas, Pendakian Semeru dan Kawah Ijen Resmi Ditutup

Dalam laporannya, mereka berencana melanjutkan pendakian menuju puncak gunung.

Namun, di tengah pendakian, para pendaki kehabisan persediaan logistik makanan, sehingga belum dapat turun dari gunung.

"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar Pukul 06.15 Wita," ucap Rizal.

Sementara, ketujuh rekannya memilih menunggu datangnya bantuan hingga akhirnya ditemukan oleh tim SAR.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian di antaranya personel Kansar Palu, Kelompok Pecinta Alam (KPA) di Kabupaten Sigi, pihak keluarga korban, dan masyarakat.

Baca Juga: 170 Pendaki di Ranu Kumbolo yang Terjebak Karhutla Semeru Dipastikan Aman

Setelah korban berhasil dievakuasi, kata dia, selanjutnya tim melakukan pertemuan singkat pada pukul 15.30 WITA dan operasi SAR dinyatakan selesai.

"Kami berterima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam kegiatan operasi. Kami mengimbau masyarakat yang melakukan kegiatan pendakian selalu memperhatikan kesiapan fisik maupun logistik," katanya.

 

EDITOR: Bayu Putra