JawaPos.com - Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung mencatat sebanyak 1.365 penumpang terdampak akibat pembatalan penerbangan menyusul terdeteksinya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di kawasan bandara.
General Manager Bandara Husein Sastranegara Granito W. Hindrawan mengatakan sebanyak 14 jadwal penerbangan domestik menuju dan dari Bandung dibatalkan untuk memastikan keselamatan penerbangan.
“Ada 14 flight yang dibatalkan, terdiri dari tujuh jadwal keberangkatan dan tujuh jadwal kedatangan,” ujar Granito di Bandung, Senin
Ia mengatakan tujuh penerbangan kedatangan yang dibatalkan berasal dari rute Palembang, Kualanamu, Denpasar, Balikpapan, Surabaya, Pangandaran, dan Halim Perdanakusuma.
Sementara itu, tujuh penerbangan keberangkatan yang dibatalkan meliputi rute Palembang, Denpasar, Surabaya, Balikpapan, Kualanamu, Halim Perdanakusuma, dan Pangandaran.
Granito mengatakan pihak bandara masih menunggu kondisi dinyatakan aman dan terbebas dari abu vulkanik sebelum kembali membuka operasional penerbangan.
Menurutnya, Notice to Airmen (NOTAM) terkait penutupan operasional Bandara Husein Sastranegara berlaku hingga pukul 18.00 WIB.
Pihak bandara juga memberikan layanan pemulihan (recovery service) kepada penumpang terdampak berupa penyediaan air minum dan makanan ringan.
“Saat ini kami masih terus memantau pergerakan sebaran abu vulkanik di area landasan dengan melakukan paper test secara berkala,” katanya.
Apabila hasil pengujian menunjukkan tidak terdapat indikasi abu vulkanik, pihak bandara akan melakukan pembersihan area landasan pacu dan membuka kembali operasional penerbangan secara bertahap.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan sejumlah calon penumpang yang terdampak penutupan Bandara Husein Sastranegara beralih menggunakan transportasi kereta api, termasuk kereta cepat Whoosh.
“Alhamdulillah semuanya lancar, baik yang menggunakan Whoosh dari Jakarta maupun dari Bandung menuju ke arah timur maupun ke arah barat. Jadi kereta api aman,” kata Farhan.
Farhan mengatakan kondisi permukaan landasan pacu Bandara Husein Sastranegara saat ini sudah tidak ditemukan abu vulkanik. Namun, abu yang masih berada di udara membuat penerbangan belum dapat kembali dilakukan.
Baca Juga: Penutupan Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang Jam 23.59 WIB, Dampak Abu Vulkanik Krakatau
“Belum dapat dipastikan, tetapi para maskapai sudah memberikan layanan khusus kepada para calon penumpang yang ingin melakukan rescheduling atau melakukan refund dari tiket tersebut,” ujarnya. (*)