JawaPos.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengingatkan kepada umat agar tidak mudah terprovokasi dalam menyikapi persoalan bangsa. Ilmu dari para guru dan kiai harus diteladani dalam menjalani kehidupan.
Hal itu disampaikan Mardiono saat menghadiri pengajian akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta Haul RKH Hasan Bakir dan RKH Murtadzo Buju’ Tantoh di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PPP itu mengajak umat mengenang jasa para guru dan kiai yang telah memberikan teladan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini berjalan baik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita semua keberkahan, dan kita selalu mengingat jasa guru-guru kita serta bisa meneladaninya,” ujar Mardiono.
Baca Juga: Mau ke Sidoarjo dari Surabaya PP? Bus Rp 5.000 Ini Beroperasi hingga Malam
Menurutnya, mengenang jasa para guru dan kiai merupakan bagian penting dalam menjaga nilai-nilai kehidupan bermasyarakat. Keteladanan yang diwariskan para ulama perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Umat perlu menguatkan persatuan, serta menghindari tindakan provokasi agar tidak terjadi perpecahan.
“Terkait persoalan kebangsaan, masyarakat harus terus memupuk persatuan, agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang membuat terprovokasi di zaman sekarang,” ucapnya.
“Tingkatkan silaturahmi agar bisa menyikapi dinamika kehidupan dunia yang saat ini memang sedang tidak baik-baik saja,” lanjutnya.
Dalam kunjungannya ke Pamekasan juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan para kader di seluruh wilayah Madura Raya. Terutama dalam menyampaikan pesan persatuan.
“Semoga bangsa kita menjadi bangsa yang aman, tertib, dan sesuai dengan program pemerintah yang sekarang sedang dicanangkan dapat berjalan agar dapat lebih mempercepat terwujudnya kesejahteraan dan menjadi negeri baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” imbuhnya.
Mardiono juga meminta doa para guru dan kiai, agar Presiden Prabowo Subianto bisa menjalankan pemerintah dengan baik.
“Saya ke sini juga minta doanya para guru, para kiai, khususnya untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto, agar diberikan kesehatan dan keberanian dalam memimpin negara ini, dalam penegakan hukum, penegakan keadilan, menjalankan landasan UUD 1945 bangsa kita sebagaimana yang sudah dilakukannya,” tutupnya.