← Beranda
AI dan Transformasi Digital Ubah Lanskap Bisnis, Pelaku Usaha Diminta Beradaptasi
Banu AdikaraRabu, 26 Agustus 2026 | 00.50 WIB
Strategi UMKM Lokal meraup peningkatan penjualan di media sosial. (Freepik)

 

JawaPos.com – Perkembangan artificial intelligence (AI), transformasi digital, dan perubahan perilaku konsumen membuat pelaku usaha perlu menyesuaikan strategi agar tetap relevan.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam NGOPI (Ngobrol Positif & Inspiratif) Bareng PPM yang digelar PPM Manajemen bersama PPM School of Management dan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Malang di Kota Malang, 18 Agustus 2026.

Mengangkat tema “Future-Proof Business: Strategi Menjaga Bisnis Tetap Eksis, Relevan & Makin Cuan di Era AI & Digital”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 entrepreneur, pelaku UMKM, dan pemilik bisnis.

Baca Juga: Taiwan Ungkap Kerja Sama Militer dengan Amerika Serikat Jelang Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

Diskusi membahas sejumlah tantangan bisnis di era AI, termasuk pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, menjaga relevansi bisnis, memperkuat branding, serta meningkatkan pengalaman pelanggan.

Associate Professor Sekolah Tinggi PPM Manajemen Dr. Noveri Maulana mengatakan, AI perlu dipandang bukan sekadar teknologi baru, melainkan bagian dari perubahan cara bisnis bekerja dan bersaing.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi juga harus diiringi kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan organisasi agar perusahaan mampu beradaptasi, berinovasi, serta mengambil keputusan secara tepat.

Baca Juga: Menurut Psikologi, 8 Kekeliruan soal Kesehatan Mental yang Ramai di Media Sosial

Sementara itu, praktisi bisnis Donny Kris Puryono membagikan perspektif mengenai tantangan adaptasi teknologi dari sisi pelaku usaha.

Kepala Cabang PPM Surabaya Rizma Amalina mengatakan kegiatan di Malang menjadi bagian dari upaya membangun interaksi dengan komunitas bisnis di Jawa Timur.

“Malang menjadi pilihan karena Malang ini kota yang kreatif dan komunitas pengusahanya juga banyak,” ujar Rizma.

Kolaborasi dengan TDA Malang menjadi salah satu upaya menjangkau ekosistem pengusaha lokal. Secara nasional, TDA memiliki lebih dari 33 ribu anggota, sedangkan TDA Malang memiliki lebih dari 3.400 anggota.

PPM Manajemen menilai kesiapan menghadapi perubahan bisnis tidak hanya bergantung pada kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kesiapan manusia, organisasi, dan strategi bisnis untuk bergerak bersama.

EDITOR: Banu Adikara