JawaPos.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menembaki iring-iringan polisi saat melintas di Jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kabupaten Tolikara pada Kamis (20/8). Akibatnya seorang personel Polsek Ilu bernama Bripda Jhon Galu Situmorang mengalami luka-luka.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo pada Jumat (21/8), Bripda Jhon terkena tembakan pada bagian pangkal paha kiri. Polisi menduga tembakan dilepaskan oleh KKB yang begerak di bawah kendali Ternus Enumbi.
”Tembakan mengenai atap kendaraan dinas, diantaranya lampu rotator yang pecah, dan salah satu proyektil peluru mengenai anggota atas nama Bripda Jhon Galu Situmorang pada pangkal paha kiri,” terang Kombes Yusuf.
Baca Juga: Kapolda-Wakapolda Aceh Dapat Pin Emas, Anak Buahnya Naik Pangkat
Akibat luka tembak tersebut, Bripda Jhon harus dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun demikian, kondisi fasilitas kesehatan di lokasi penembakan membuat proses penanganan medis terhadap Jhon harus dilakukan secara bertahap.
”Kami langsung mengutamakan penyelamatan korban karena proyektil masih berada di dalam dan belum dikeluarkan. Korban kemudian dibawa ke RSUD Karubaga,” imbuhnya.
Setelah itu, Jhon kembali dievakuasi ke RSUD yang berada di Kabupaten Jayawijaya. Dari rumah sakit itu, Jhon kembali dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jayapura.
Pada saat bersamaan, kata Yusuf, petugas kepolisian langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi penembakan. Polisi juga mengembangkan pencarian ke wilayah lain yang diduga menjadi jalur pelarian pelaku.
Menurut perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu, medan di lokasi penembakan cukup sulit. Sebab, lokasi tersebut dikelilingi hutan dan tebing. Diakui oleh Yusuf, belakangan aktivitas KKB memang semakin meningkat.
Baca Juga: Rusunami TOD Manggarai Bisa Dicicil 40 Tahun dengan Bunga Flat 6 Persen
”Satu bulan terakhir, Kabupaten Tolikara memiliki tingkat kerawanan, dikarenakan bulan lalu juga terdapat kejadian dimana pekerja jalan menjadi korban,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas. Setelah penanganan medis, penyelidikan terhadap pelaku dilakukan.
”Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal,” ujarnya.