← Beranda
Polri Percepat Swasembada Bawang Putih, Tanam 279 Hektare Serentak di 14 Polda
Dhimas GinanjarRabu, 19 Agustus 2026 | 18.40 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026). (Mabes Polri)

JawaPos.com – Polri memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan swasembada bawang putih. Penanaman serentak dan panen raya digelar di sejumlah daerah, bersamaan dengan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Polri dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis untuk meningkatkan produksi bawang putih sekaligus memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

Dalam program percepatan swasembada bawang putih, Polri telah mengidentifikasi potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda.

Dari total lahan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton bawang putih. Program tersebut melibatkan 117 kelompok tani dengan total 2.257 petani.

Pada Rabu, penanaman bawang putih dilakukan serentak di 14 Polda dengan total lahan mencapai 279,5 hektare. Lahan tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026.

Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melakukan penanaman dengan menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.

Di Sembalun, kegiatan juga ditandai dengan panen raya bawang putih dari lahan seluas 105 hektare. Lahan tersebut memiliki potensi hasil mencapai 1.050 ton bawang putih.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan hingga 300 ton bawang putih.

Gudang tersebut disiapkan untuk memperkuat pengelolaan pascapanen, terutama penyimpanan hasil produksi sebelum diserap dan didistribusikan. Dengan fasilitas tersebut, kualitas bawang putih diharapkan tetap terjaga setelah masa panen.

Dukungan terhadap petani juga dilakukan melalui penyediaan alat dan mesin pertanian. Polri memberikan 81 unit hand tractor dan lima unit pompa air tenaga surya.

Kementerian Pertanian turut memberikan sembilan unit hand tractor, satu unit traktor roda empat, dan 19 unit pompa air. Sementara itu, PT Pupuk Indonesia memberikan bantuan 17 ton pupuk.

Selain memperluas lahan tanam, Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata mengembangkan bibit bawang putih yang dapat dibudidayakan di wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

Pengembangan bibit tersebut diharapkan membuka peluang perluasan sentra produksi bawang putih ke wilayah dengan karakteristik dataran yang lebih rendah.

Melalui program dari hulu hingga hilir tersebut, Polri mendorong peningkatan produksi bawang putih dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Program tersebut juga diharapkan memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani dan mendukung target swasembada bawang putih nasional.

EDITOR: Dhimas Ginanjar