← Beranda
Camat Rancabungur Sebut Pria yang Intimidasi Tukang Cukur untuk Pasang Bendera Bukan Pegawainya
Tazkia Royyan HikmatiarKamis, 13 Agustus 2026 | 22.12 WIB
Tukang cukur, Nurhidayat, meminta maaf karena menyebut Indonesia belum merdeka (Instagram Info Jawa Barat)

JawaPos.com - Camat Rancabungur Dita Aprilia menyatakan bahwa pria yang memaksa tukang cukur, Nurhidayat alias Apuy untuk memasang bendera merah putih dan memvideokannya buka pegawai kecamatan.

"Perlu juga kami tegaskan dalam hal ini bahwa orang tersebut bukanlah pegawai Kecamatan Rancabungur," ujar Dita kepada wartawan, Kamis (13/8).

Ia juga mengeklaim tak pernah menginstruksikan pria tersebut untuk memaksa dan mengintimidasi Nurhidayat yang saat itu tengah mencukur pelanggannya.

Baca Juga: Resmi Batal Rp 1, Pramono Ubah Tarif MRT, LRT dan Transjakarta jadi Rp 8 pada HUT ke-81 RI

"Saya sebagai Camat Rancabungur tidak pernah menginstruksikan kepada orang tersebut untuk mengintimidasi atau mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan kepada Kang Apuy," tutur Dita.

Adapun terkait videonya yang muncul saat masuk ke tempat Apuy bekerja, Dita mengatakan bahwa saat itu ia hanya memberikan imbauan untuk memasang bendera merah putih.

"Untuk meningkatkan rasa empati warga masyarakat terhadap perjuangan-perjuangan para pahlawan. Setidaknya di bulan Agustus ini, dari tanggal 1 Agustus - 31 Agustus, warga masyarakat mengibarkan bendera merah putih," tandasnya.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang tukang cukur menolak memasang bendera jelang peringatan kemerdekaan. Alasannya, ia mempertanyakan makna merdeka itu sendiri. Netizen pun membantu memberi bukti pernyataannya.

Baca Juga: 9 Kebiasaan Sehari-hari Pria yang Tidak Menghormati Pasangannya Menurut Psikologi

Peristiwa itu terjadi ketika pegawai kecamatan Rancabungur mencecar tukang cukur untuk memasang bendera merah putih di tempat kerjanya. Namun, ia menolak.

Mulanya, seorang wanita yang disebut Camat Rancabungur mendatangi tukang cukur tersebut dan memintanya untuk memasang bendera.

"Beli dong. Masa enggak sanggup beli. Saya udah ngasih banyak," ucap ibu tersebut dalam video, dikutip Rabu (12/8).

"Banyak apa," jawab tukang xukur tersebut.

Di video lainnya, terlihat pria diduga pegawai kecamatan kembali mendatangi tukang cukur itu dan mempertanyakan alasannya tak memasang bendera merah putih.

"Alasan abang enggak pasang bendera apa?" Tanya pria tersebut.

"Alasannya?" tanya balik tukang cukur itu.

"Iya. Abang, ini kan udah merdeka, abang disuruh pasang bendera sama ibu camat loh," kata perekam video.

"Kata siapa udah merdeka?" jawab tukang cukur itu sambil berlalu.

EDITOR: Bintang Pradewo