← Beranda
Viral! Dirkrimum Polda Sumbar Diduga Pukul Pengemudi yang Menyalip dari Sisi Kiri
Tazkia Royyan Hikmatiar• Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20.31 WIB
Ilustrasi pemukulan. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Herman Hery diduga bersama ajudannya mengeroyok pasangan suami istri 10 Juni lalu.

 

JawaPos.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Barat Kombes Teddy Fanani viral di media sosial.

Pria itu tampak memukul seorang pengemudi mobil di Jalan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatera Barat, Jumat (7/8) sekitar pukul 11.40 WIB.

Dalam video yang beredar, seorang pria mengenakan kemeja kotak-kotak turun dari kendaraannya. Kemudian menghampiri pengendara mobil lain dan langsung memukulnya.

Pengendara yang mengaku menjadi korban bernama Bill Irzano. Dia bekerja di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang.

Bill mengaku sebelum kejadian memang berkendara dari arah Kota Padang menuju BIM. Dalam perjalanan, lajunya dia tersendar karena ada rombongan kendaraan yang menggunakan pelat dengan logo kepolisian dan nomor 9.

Saat melintas di lokasi kejadian, Bill melihat jalur di sisi kiri kendaraan di depanya kosong. Lantas masuk ke jalur itu untuk melanjutkan perjalanan.

Bill merasa kendaraannya menabrak mobil pejabat tersebut. Apalagi sedang terburu-buru menuju bandara.

Namun, kendaraannya dikejar dan diberhentikan. Sejumlah orang turun dari kendaraan dan menghampirinya.

"Mereka berempat dan langsung mengejar saya dan memukul saya,” kata Bill, dikutip di sejumlah video akun media sosial pada Sabtu (8/8).

Bill mengaku sudah meminta maaf atas kejadian tersebut. Namun, aksi pemukulan terus terjadi dan kacamata yang dikenakannya patah.

“Saat itu saya juga telah mengaku salah dan meminta maaf, namun dia tetap memukul hingga kacamata saya patah dan mata sebelah kiri luka lebam,” tuturnya.

Pria yang diduga pejabat kepolisian itu kemudian meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan dinas.

“Dia pergi saja, marah-marah dengan mobil dinasnya. Kebetulan Bill juga membawa mobil dinas menjemput orang ke bandara,” katanya.

Propam Polda Sumbar Turun Tangan

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya membenarkan kasus itu. Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy telah memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mendalami kejadian tersebut.

Polda Sumbar akan memanggil seluruh pihak terkait untuk mengetahui kronologi sebenarnya. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan apa yang terjadi sebelum kejadian dalam video itu.

“Sekali lagi Pak Kapolda menegaskan tidak ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran itu luput dari sanksi. Baik siapa pun dia, apa pun pangkatnya, apabila melakukan pelanggaran tentu saja tidak ada yang luput dari sanksi,” kata Susmelawati.

Susmelawati mengatakan, berdasarkan informasi awal, salah satu mobil Innova berpelat merah diduga menyalip dari sebelah kiri. Hal itu disebut membahayakan kendaraan yang dikendarai personel Polda Sumbar.

“Perintah Pak Kapolda akan didalami, ditindaklanjuti oleh Kabid Propam, seperti apa kejadian sebenarnya. Nanti semua pihak akan dipanggil, baik dari internal Polda maupun dari pihak yang menjadi korban,” ujarnya.

Polda Sumbar menegaskan masih menunggu hasil pendalaman Bidang Propam. Hasil pemeriksaan nantinya akan disampaikan kepada media.

Pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap utuh kronologi kejadian, termasuk dugaan pemukulan yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial.

EDITOR: Ilham Safutra