JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Padang, Sumatera Barat (Sumbar), sejak Minggu (2/8) memicu banjir di berbagai titik di kota tersebut.
Sejumlah tanggul dilaporkan jebol dan mengakibatkan air sungai meluap dan membanjiri permukiman warga.
Sampai Senin sore (3/8), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memitigasi dampak banjir.
Dilansir dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), hujan deras mengguyur Kota Padang sejak Minggu (2/8) malam hingga Senin siang.
Baca Juga: Akan Dikirim ke Kamboja, Perdagangan 3 Ribu Kilogram Sisik Trenggiling Berhasil Digagalkan di Padang
Akibatnya air sungai menjadi keruh dan terjadi luapan. Kondisi tersebut langsung berpengaruh pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda Air Minum Kota Padang.
Menurut Humas Perumda Air Minum Kota Padang Adhie Zein, beberapa IPA tidak dapat beroperasi karena intake tertimbun material yang terbawa arus sungai.
Semua intake terpaksa off karena tingkat kekeruhan air baku sangat tinggi. Akibatnya, air tidak bisa diolah sama sekali.
”Kekeruhan air sungai sangat tinggi tidak bisa diolah sama sekali. Seluruh intake off dulu mulai siang ini,” kata dia.
Adhie menyatakan bahwa untuk sementara bakal terjadi gangguan distribusi air kepada pelanggan. Baik di wilayah pusat, utara, maupun selatan.
Baca Juga: Cari Nasi Padang Enak di Jakarta? Ini 10 Tempat Legendaris yang Wajib Masuk Daftar
Ia juga memastikan bahwa petugas selalu standby di lokasi intake. Begitu hujan reda dan air mulai menyusut, petugas akan menyingkirkan material yang menghambat dan masuk ke dalam intake.
”Kami mohon maaf atas kondisi ini. Mudah-mudahan hujan cepat reda dan air sungai menyusut sehingga IPA kembali bisa beroperasi normal,” ujarnya.
Sementara itu, akun media sosial @kabarpadang dan @info.minang, melaporkan bahwa tingginya curah hujan di Kota Padang menyebabkan debit air sungai naik hingga meluap.
Salah satunya aliran sungai di Kawasan Lapau Munggu, Lubuk Tampuruang, Kecamatan Kuranji. Tingginya debit air sungai bahkan menyebabkan tanggul jebol.
Laporan lain menyebut, tingginya intensitas hujan di Padang menyebabkan pagar bagian belakang Basko City Mall di Jalan Bypass, Kecamatan Kuranji juga jebol.
Baca Juga: Resep Gulai Ayam Padang Asli Rumahan, Cocok Jadi Lauk Istimewa Keluarga
Saat dikonfirmasi, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa koordinasi terkait dengan kondisi terkini di Padang masih dilakukan.
”Sedang kami koordinasikan dengan BPBD,” kata dia saat dihubungi sore ini.