← Beranda
Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp 100 Juta untuk Keluarga Satpam yang Dibunuh di Jatiluhur
Tazkia Royyan Hikmatiar• Minggu, 2 Agustus 2026 | 01.48 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2026).

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta kepada keluarga Sumarna, seorang sekuriti yang menjadi korban pembunuhan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan rumah keluarga korban agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

Momen penyerahan bantuan itu dibagikan melalui sebuah video yang dibagikan Dedi di Instagramnya. Ia tampak menyerahkan buku tabungan kepada istri korban. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa dana Rp 100 juta tersebut khusus digunakan untuk membenahi kondisi rumah.

"Ini untuk biaya perbaikan rumah, nilainya Rp 100 juta," kata Dedi saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban, dikutip Sabtu (1/8).

Baca Juga: Simak Urutan 12 Zodiak Paling Beruntung Besok, Minggu 2 Agustus 2026: Cek, Zodiakmu Ada di Urutan Berapa?

Ia kemudian meminta agar rumah diperbaiki secara menyeluruh mulai dari kamar, kamar mandi, hingga dapur. Dedi juga menyarankan agar rumah dilengkapi fasilitas yang lebih nyaman, seperti memasang pendingin ruangan dan lemari.

"Perbaiki ya. Pasang AC di kamarnya, pasang lemari, toiletnya dibenerin, tempat cuci piring dapurnya dibenerin, rumahnya dirapikan jangan berantakan," tuturnya

Selain menyerahkan bantuan, Dedi juga memberikan semangat kepada anak-anak korban agar tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Menurutnya, pendidikan menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.

Ia turut mendoakan almarhum agar diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, serta memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dedi juga berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kecukupan rezeki dan kekuatan untuk menjalani kehidupan setelah kepergian sang kepala keluarga.

Baca Juga: Atlet Muda, Susi Susanti, Alan Budikusuma, hingga Difabel Tampil di Bersama Kapolri Cup 2026

Sebelumnya, Sumarna, 40, petugas keamanan (security) Waduk Jatiluhur, ditemukan mengambang di kawasan Tanggul Kayat, Kampung Kembang Kuning, Purwakarta pada Jumat (24/7) pagi.

Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat menegur sekelompok orang yang melakukan aksi vandalisme di area objek vital tersebut.

Dugaan itu mencuat usai beredarnya rekaman status WhatsApp yang diduga diunggah oleh Sumarna beberapa saat sebelum kejadian.

Dalam unggahan video tersebut, korban memperlihatkan adanya coretan di jalan area tanggul Waduk Jatiluhur dan mengeluhkan aksi tak bertanggung jawab itu.

EDITOR: Bintang Pradewo