← Beranda
KADIN dan PMSM Gelar Seminar AI di Malang, Dorong Praktisi HR Adaptif Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Mohamad Nur AsikinSelasa, 14 Juli 2026 | 18.31 WIB
Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) DPC Malang Raya bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Malang menggelar seminar bertajuk Putting The Right Talent in The Right Place di Ballroom Hotel The 101 Malang City Center, Sabtu (11/7). (Istimewa).

JawaPos.com - Transformasi dunia kerja akibat pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi perhatian serius bagi para praktisi sumber daya manusia (HR). Mengingat pentingnya adaptasi teknologi ini, Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) DPC Malang Raya bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Malang menggelar seminar bertajuk Putting The Right Talent in The Right Place di Ballroom Hotel The 101 Malang City Center, Sabtu (11/7).

Tingginya antusiasme terlihat dari membeludaknya ratusan peserta yang memenuhi ballroom sejak pagi. Para peserta yang berasal dari berbagai perusahaan, institusi pendidikan, hingga organisasi profesional di Malang Raya ini hadir untuk memperdalam strategi pengelolaan talenta berbasis teknologi.

Ketua KADIN Kabupaten Malang, Prof. Dr. Bambang Suryanto, MBA, PhD, dalam sambutannya menegaskan bahwa AI telah mengubah hampir seluruh sektor industri, termasuk cara perusahaan merekrut, mengembangkan, dan mempertahankan talenta terbaik. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menghilangkan aspek kemanusiaan (human touch) dalam setiap proses pengambilan keputusan.

"Teknologi akan terus berkembang, tetapi manusia tetap harus menjadi pusat dari setiap kebijakan pengelolaan SDM," ujar Prof. Bambang yang turut didampingi Wakil Ketua KADIN Dr. Sujatmiko, PhD, dan Wakil Ketua Bidang MITEK KADIN, Agung Santoso, SE.

Seminar yang berlangsung selama hampir delapan jam ini menghadirkan praktisi HR dari PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Jakarta, Raihan Jana Prasetya. Berbekal sertifikasi Google AI Essentials dan Huawei Cloud, Raihan mengupas tuntas penerapan AI untuk meningkatkan produktivitas HR.

Baca Juga: Kadin Jatim: Pengusaha Tunggu Arah Kebijakan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Materi yang dibedah meliputi tren HR global, teknik job-person match, hingga prompt engineering. Peserta diajak memahami secara praktis bagaimana AI dapat mempercepat proses rekrutmen, menyusun deskripsi pekerjaan, hingga menganalisis kompetensi kandidat secara presisi.

Antusiasme peserta tak surut hingga acara berakhir. Sesi diskusi bahkan terus berlanjut secara informal pada jam istirahat. Hal ini menunjukkan besarnya kebutuhan akan literasi digital di kalangan praktisi. Menariknya, dari ratusan peserta yang hadir, Universitas Kepanjen tercatat sebagai institusi dengan delegasi terbanyak dengan mengirimkan 10 perwakilannya. Ini menjadi sinyal positif bahwa dunia pendidikan tinggi juga mulai bergegas merespons transformasi SDM berbasis AI.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap implementasi teknologi, panitia turut memfasilitasi peserta dengan akses akun Claude Pro dan akses AI Cruit dari JagoanHosting.app guna mendukung simulasi rekrutmen cerdas.

Kolaborasi antara PMSM dan KADIN ini menjadi bukti sinergi apik antara dunia usaha, organisasi profesi, dan akademisi. Pesan utama yang tertinggal dari perhelatan ini jelas: AI memang mampu mendongkrak efisiensi secara drastis, namun empati, kepemimpinan, dan komunikasi antamanusia adalah kompetensi mutlak yang tak akan pernah bisa digantikan oleh mesin.

EDITOR: Mohamad Nur Asikin