← Beranda
Temui NU Bengkulu Jelang Muktamar, Gus Salam Teladani Kekompakan Mengelola Organisasi
Sabik Aji TaufanSelasa, 9 Juni 2026 | 05.10 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang, Jawa Timur, Abdussalam Shohib saat menggelar pertemuan dengan PWNU dan PCNU se-Bengkulu di Kota Bengkulu. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Nahdlatul Ulama (NU) di Bengkulu dinilai memiliki keteladanan yang baik dalam mengelola organisasi. Cara ini bisa menjadi hal penting untuk ditiru dalam mengelola PBNU jelang penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.

Hal itu disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang, Jawa Timur, Abdussalam Shohib saat menggelar pertemuan dengan PWNU dan PCNU se-Bengkulu di Kota Bengkulu.

Dalam kesempatan ini, Gus Salam juga sempat bertemu dengan Katib PWNU Bengkulu KH. Aly Shodiq, kemudian Rais dan Ketua PWNU Bengkulu, KH. Hasbullah Achmad dan KH. Khairudin Wahid.

Gus Salam melihat adanya antusiasme yang besar dari NU Bengkulu dalam perjuangan untuk organisasi. Sikap tersebut bisa menjadi teladan dalam mengelola organisasi.

“Kekompakan dan soliditas pengurus NU dari PWNU dan PCNU se-Bengkulu, bisa menjadi inspirasi sekaligus teladan bagi PBNU dan PWNU lain dalam mengelola organisasi,” ujar Gus Salam, Senin (8/6).

Baca Juga: Mendag Busan Siapkan 3 Permendag Atur Ekspor CPO, Batu Bara, dan Feroalloy

“Semangat dan komitmen berkhidmah NU untuk memajukan pelayanan kepada nahdliyyin dan masyarakat, sangat tinggi. Disamping itu, Bengkulu secara geografis, berada di sepanjang bukit Barisan dan Samudera Hindia menjadi potensi yang sangat besar untuk dikelola,” imbuhnya.

Gus Salam menilai, perlu ada keseriusan dari PBNU dalam mengelola Bengkulu. Dengan demikian, potensi maksimal daerah bisa dikeluarkan.

“jadi, kemajuan NU di Bengkulu membutuhkan keseriusan PBNU untuk memfasilitasi, mendampingi dan menguatkan seluruh inisiatif pengkhidmatan pengurus jam’iyyah kepada masyarakat berbasis kearifan dan potensi lokal,” tambahnya. 

Atas dasar itu, NU Bengkulu berharap Muktamar ke-35 mendatang melahirkan pemimpin terbaik. Sehingga PBNU memiliki komitmen yang lebih besar dalam memperjuangkan kepentingan umat.

EDITOR: Sabik Aji Taufan