← Beranda
16 Jenazah Korban Bus ALS Tabrak Truk Tangki Hadapi Tantangan Berat, Kondisi Korban Hangus Terbakar
Nanda PrayogaKamis, 7 Mei 2026 | 18.23 WIB
Sebanyak 16 jenazah kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di wilayah Musi Rawas Utara (Muratara) tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (7/1/2026) pagi pukul 05.00 WIB. (ANTARA/M Imam Pramana)

 

JawaPos.com - Sebanyak 16 jenazah korban kecelakaan tragis yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di wilayah Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang pada Kamis dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.

Seluruh korban sebelumnya dievakuasi dari Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk menjalani proses identifikasi lanjutan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumsel AKBP Andrianto mengatakan, setibanya di rumah sakit seluruh jenazah langsung ditempatkan di ruang pendingin sebelum proses pemeriksaan dimulai.

“Kami membentuk tim pagi ini yang juga melibatkan personel dari Jakarta. Total ada tujuh dokter forensik didampingi 30 personel yang mulai bekerja pukul 08.00 WIB,” ujar Andrianto di Palembang dikutip dari Antara, Kamis (7/5).

Baca Juga: Menhut Raja Juli Tegaskan Insiden Karhutla Terus Alami Penurunan Meski saat El Nino

Menurut dia, proses identifikasi korban menghadapi kendala cukup berat karena sebagian besar jenazah mengalami luka bakar serius akibat insiden tersebut.

Ia menjelaskan tahapan identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan ciri fisik awal yang kemudian dicocokkan dengan data primer milik keluarga korban dalam proses rekonsiliasi.

“Ini bukan bicara soal durasi lama atau cepat, tapi ketepatan. Kami melakukan rekonsiliasi gabungan dari hasil pemeriksaan. Hingga saat ini, diperkirakan sudah ada lima jenazah yang mendekati hasil identifikasi pasti, namun kami masih menunggu keputusan pimpinan untuk diumumkan secara resmi,” katanya.

Untuk membantu keluarga korban, Polda Sumsel juga membuka posko pengaduan di RS Bhayangkara Palembang. Pihak keluarga diminta membawa identitas resmi maupun data medis pendukung guna mempercepat proses identifikasi.

Kepolisian menegaskan penyerahan jenazah kepada keluarga baru akan dilakukan setelah identitas korban dipastikan secara ilmiah melalui prosedur DVI.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Musi Rawas Utara Mugono menyebut kecelakaan tersebut menewaskan sedikitnya 16 orang di lokasi kejadian.

​"Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia," ujarnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan