← Beranda
5 Alasan Sitinjau Lauik jadi Jalur Ikonik di Sumatera Barat, dari 'Jalur Maut' hingga Sering Viral di Medsos
Rian AlfiantoSenin, 13 April 2026 | 17.56 WIB
Sebuah video viral memperlihatkan aksi sejumlah mobil yang berhenti di tikungan jalan tajam dan curam hanya untuk berfoto di jalur ekstrem Sitinjau Lauik, Sumatera Barat. (Instagram: @warungjurnalis)

JawaPos.com - Sitinjau Lauik kembali menjadi sorotan setelah aksi rombongan pejabat yang menghentikan kendaraan di tengah jalur untuk berfoto viral di media sosial. Insiden ini memicu kritik karena dilakukan di ruas jalan yang dikenal ekstrem dan berisiko tinggi.

Namun di balik kontroversi tersebut, Sitinjau Lauik kembali mengingatkan publik pada satu hal: jalur ini bukan sekadar jalan penghubung, melainkan ikon tersendiri di Sumatera Barat.

Terletak di ruas Padang–Solok, Sitinjau

Lauik sudah lama dikenal sebagai jalur yang memadukan keindahan alam dan tantangan ekstrem. Bahkan, bagi banyak pengemudi, melintasi jalur ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Lantas, apa yang membuat Sitinjau Lauik begitu ikonik?

1. Jalur Ekstrem yang Menguji Nyali

Hal paling melekat dari Sitinjau Lauik adalah karakter jalannya yang ekstrem. Tikungan tajam seperti di titik Panorama 1 dan tanjakan curam membuat kendaraan, terutama truk dan bus, harus ekstra hati-hati.

Dalam banyak kasus, kendaraan besar bahkan perlu mengambil ancang-ancang untuk bisa menanjak, atau bergantian saat melewati tikungan sempit. Kombinasi ini menjadikan Sitinjau Lauik sebagai salah satu jalur paling menantang di Indonesia.

2. Dijuluki 'Jalur Maut' karena Rawan Kecelakaan

Julukan 'jalur maut' bukan tanpa alasan. Sitinjau Lauik kerap menjadi lokasi kejadian kendaraan gagal menanjak, rem blong saat turunan, hingga kecelakaan lalu lintas. Risiko meningkat saat hujan turun, ketika jalan menjadi licin dan jarak pandang terbatas.

Faktor inilah yang membuat setiap gangguan di jalur ini, termasuk berhenti sembarangan, bisa berujung fatal.

3. Panorama Alam yang Memukau

Di balik ekstremnya, Sitinjau Lauik justru menawarkan pemandangan yang luar biasa indah. Dari ketinggian, pengendara dapat melihat hamparan Kota Padang, perbukitan hijau, hingga laut di kejauhan.

Nama 'Sitinjau Lauik' sendiri berasal dari bahasa Minangkabau yang berarti 'melihat laut', menggambarkan panorama khas yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.

4. Viral di Media Sosial dan YouTube

Popularitas Sitinjau Lauik semakin meningkat berkat media sosial. Banyak konten kreator merekam momen dramatis kendaraan besar yang berjuang menaklukkan tanjakan ekstrem.

Video-video ini kerap ditonton jutaan kali karena menghadirkan sensasi tegang sekaligus kagum. Tak sedikit pula yang sengaja datang hanya untuk menyaksikan langsung 'aksi' kendaraan di jalur tersebut.

5. Jalur Vital Lintas Sumatera

Di luar aspek wisata dan viralitas, Sitinjau Lauik memiliki peran yang sangat penting. Jalur ini merupakan bagian dari jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok, serta menjadi akses utama menuju wilayah Sumatera bagian tengah seperti Jambi.

Artinya, jalur ini selalu ramai dilalui kendaraan logistik dan masyarakat, menjadikannya salah satu urat nadi transportasi di Sumatera Barat.

Kontroversi terbaru akibat aksi berhenti untuk berfoto di tengah jalur semakin menegaskan pentingnya kesadaran keselamatan di Sitinjau Lauik. Di jalan dengan karakter ekstrem seperti ini, gangguan kecil bisa berdampak besar bagi pengguna jalan lain.

Baca Juga: Mengenal Sitinjau Lauik, Jalur Ekstrem di Sumatera Barat yang Indah Tapi Mematikan

Di sisi lain, pemerintah mulai mengambil langkah untuk meningkatkan keselamatan di kawasan tersebut. Salah satu upaya yang tengah berjalan adalah pembangunan flyover Sitinjau Lauik, yang diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalur lama yang curam dan berkelok.

 

EDITOR: Kuswandi