JawaPos.com - Arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Bali–Jawa mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Pada H-6 Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada 15 Maret 2026 (pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat sebanyak 247 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan di lintasan tersebut.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menyampaikan bahwa total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa pada H-6 mencapai 80.416 orang. Angka ini meningkat 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 60.099 orang.
"Lonjakan juga terlihat pada kendaraan roda dua. Sepanjang H-6, sebanyak 18.306 unit sepeda motor menyeberang dari Gilimanuk menuju Jawa, meningkat 52,7 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 11.987 unit," jelas Windy melalui keterangannya.
Baca Juga: Rancangan Perppu Tindak Pidana Ekonomi Kejagung Tuai Sorotan, Dinilai Kental Nuansa Abuse of Power
Sementara itu, kendaraan roda empat tercatat sebanyak 5.044 unit atau naik 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.620 unit.
Di sisi lain, kendaraan logistik mengalami penurunan. Total truk yang menyeberang tercatat 1.590 unit atau turun 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.835 unit.
Adapun jumlah bus yang melayani penumpang mudik mengalami peningkatan signifikan. Pada H-6 tercatat 945 unit bus menyeberang dari Bali ke Jawa atau naik 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 680 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H-6 mencapai 25.885 unit. Jumlah ini meningkat 35,4 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang tercatat 19.122 unit.
Jika dihitung secara kumulatif sejak H-10 hingga H-6 Lebaran, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 232.640 orang atau naik tipis 0,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 232.518 orang.
Sementara total kendaraan yang menyeberang tercatat 74.762 unit, meningkat 5,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 70.892 unit.
Arus Jawa ke Bali Lebih Rendah
Berbeda dengan arus mudik dari Bali ke Jawa, pergerakan penumpang dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang pada H-6 justru sedikit menurun.
Data Posko Ketapang mencatat sebanyak 255 trip kapal beroperasi selama 24 jam pada 15 Maret 2026.
Baca Juga: Macet 35 Km ke Gilimanuk, Warga Kaliakah Raup Rezeki dari Kopi hingga Ojek Dadakan
Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-6 tercatat sebanyak 26.892 orang atau turun 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 27.219 orang.
Meski jumlah penumpang menurun, beberapa kategori kendaraan justru mengalami peningkatan. Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 570 unit atau naik 19,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 477 unit.
Sementara kendaraan roda empat mencapai 2.114 unit atau naik 19,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.775 unit.
Di sisi lain, kendaraan logistik dan angkutan penumpang mengalami penurunan. Total truk yang menyeberang tercatat 1.564 unit atau turun 7,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.699 unit. Sedangkan bus yang menyeberang tercatat 671 unit atau turun 14,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 785 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-6 mencapai 4.919 unit atau naik 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.736 unit.
Sementara secara kumulatif sejak H-10 hingga H-6, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali tercatat 127.473 orang atau naik 2,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 124.004 orang. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 26.072 unit atau naik 5,7 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 24.671 unit.
Peningkatan mobilitas di lintasan penyeberangan ini menunjukkan aktivitas mudik Lebaran 2026 mulai memasuki fase ramai, terutama untuk arus pergerakan dari Bali menuju Pulau Jawa ditambah Pulau Bali juga akan merayakan Nyepi.