← Beranda
Busnya Terlibat Kecelakaan Maut, Polri akan Panggil Pihak Rosalia Indah
Sabik Aji TaufanMinggu, 14 April 2024 | 14.45 WIB
Petugas mengevaluasi bus Rosalia Indah yang mengalami kecelakaan di Tol Semarang-Batang, Kamis (11/4).
JawaPos.com - Polres Batang, Jawa Tengah akan memanggil pihak PO Rosalia Indah untuk dimintai keterangan. Hal ini menyusul salah satu armadanya terlibat kecelakaan maut di Km 370 Tol Semarang-Batang. 
 
"Iya nanti akan dijadwalkan (pemeriksaan PO Rosalia Indah)," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Stefanus Bayu Satake Setianto kepada wartawan, Minggu (14/4).
 
Meski begitu, belum diketahui pasti kapan pihak PO Rosalia Indah akan dipanggil. Sejauh ini, penyidik baru menetapkan sang sopir sebagai tersangka.
 
Baca Juga: Emil Audero Dikabarkan Bersedia Dinaturalisasi, Bagaimana dengan Nasib Maarten Paes?
 
Sopir tersebut diduga lalai, karena mengantuk saat perjalanan. Akibatnya bus terperosok ke parit dan menyebabkan 7 orang meninggal dunia. 
 
Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi. Kali ini satu unit bus Rosalia Indah masuk ke dalam parit di ruas Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (11/4) sekitar pukul 06.35 WIB.
 
"Kejadian laka lantas tunggal Bus PO Rosalia Indah Nopol AD 7019 OA," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Stefanus Bayu Satake Setianto.
 
Akibat kejadian ini, 7 orang dilaporkan tewas. Mereka terdiri dari 6 penumpang dan seorang kondektur. Selain itu, 15 orang mengalami luka ringan dan 12 lainnya selamat.
 
Baca Juga: Geliat Destinasi Wisata di Jatim saat Lebaran, Tawarkan Tradisi Ratusan Tahun hingga Keindahan Alam
 
"Jumlah penumpang 34, terdiri dari 32 penumpang, 1 sopir, 1 kondektur," imbuh Satake.
 
Total 7 orang korban meninggal dunia dievakuasi ke RSI Weleri. Adapun peristiwa bermula saat bus nahas ini melaju dari arah barat ke timur, di lajur kiri. Sesampainya di KM 370 + 200 jalur A, pengemudi diduga mengantuk sehingga terjadi kecelakaan. 
 
"Bus PO Rosalia Indah Nopol AD 7019 OA keluar dari jalan masuk ke parit sepanjang 200 meter," pungkas Satake.
EDITOR: Bintang Pradewo