JawaPos.com – Seorang perangkat desa di Desa Seneng, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, nekat melakukan aksi pencurian motor.
Aksi pencurian motor yang dilakukan perangkat desa tersebut, dikabarkan terjadi di Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, beberapa waktu lalu.
Pelaku bernama Zaini (55), bersama komplotannya, tak berhasil menggasak motor Suzuki Smash bernopol N 6971 MM, lantaran terburu ketahuan oleh warga setempat.
Kasatreskrim Polres Probolinggo, Iptu Fajar Putra Adi Winarsa, mengungkapkan bahwa selain Zaini, pihaknya juga memburu 2 orang pelaku yang kabur saat peristiwa terjadi.
Sampai saat ini, kedua orang tersebut telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Dari hasil pengembangan setelah ada salah satu pelaku yang tertangkap warga saat mencuri sepeda motor dan 2 orang kabur, diketahui 2 orang yang kabur merupakan warga Kecamatan Gading dan sudah jadi DPO," kata Fajar.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pencurian Motor Bersenjata Api di Cipete
Kronologi Curanmor oleh Perangkat Desa
Dilansir dari Radar Kudus (Jawa Pos Group), Rabu (24/1), kejadian tersebut terjadi pada Minggu (21/1) lalu, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Saat itu, pemilik motor yakni Zainuddin (27) warga Desa Kedungcaluk, Krejengan, sedang berkumpul bersama 6 orang lainnya, untuk menginap dan masak-masak.
Wajar saja, Zaini dan komplotannya gagal membawa kabur motor Suzuki Smash bernopol N 6971 MM, lantaran masih banyak orang yang terjaga di TKP. Begitu ketahuan, mereka pun berusaha kabur namun gagal.
Pengakuan Kepala Desa
Supaidi, Kepala Desa Seneng, Kecamatan Krucil, Probolinggo, membenarkan bahwa sosok yang menjadi pelaku curanmor di Desa Widoro adalah salah satu perangkat desanya.
Kini, Zaini yang babak belur dihajar warga, kabarnya sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo.
“Benar, dia perangkat Desa Seneng. Sekarang masih dirawat di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan," kata Supaidi.
***