← Beranda
Rampung Direvitalisasi, Wajah Baru Alun-Alun Sidoarjo Jadi Tampak Estetik dan Bersih dari Kabel-kabel
Elista Ita YustikaSelasa, 2 Januari 2024 | 17.13 WIB
Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo memasuki tahap akhir.

 

JawaPos.com – Ruang terbuka hijau yang berada di jantung Kota Delta telah rampung direvitalisasi, tidak ada lagi kabel-kabel menggantung yang mengganggu keindahan alun-alun Sidoarjo itu.

Kabel yang bergelantung mulai utara hingga selatan monumen Jayandaru tidak akan tampak lagi.

Menurut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, kabel-kabel tersebut sudah dipindahkan ke sisi timur Alun-alun.

"Listrik dan kabel kami pindahkan ke timur jalan dan kami rapikan kembali sehingga nantinya aman bagi pengunjung, jika dilihat dari depan tidak terlihat kabel bergelantungan," kata Ahmad, seperti yang dikutip Radar Sidoarjo (JawaPos Grup).

Dengan dilakukannya pemindahan kabel-kabel yang menggantung hingga selatan monumen Jayandaru itu, membuat alun-alun Sidoarjo terlihat jadi lebih estetik daripada sebelumnya.

Menurutnya, penataan kembali letak kabel-kabel ini merupakan salah satu yang diperhatikan dalam revitalisasi alun-alun Sidoarjo.

Pasalnya, keberadaan kabel-kabel itu, mengganggu keindahan alun-alun serta membuat masyarakat merasa tidak nyaman dan aman.

Baca Juga: Memasuki Tahun Baru 2024, Pemkab Sidoarjo Segera Wujudkan Program-program Prioritas

"Tujuan dari revitalisasi ini adalah menciptakan ruang terbuka hijau (RTH) yang nyaman dan aman bagi masyarakat dan mempercantik jantung kota Sidoarjo. Termasuk di dalamnya penataan kabel ini," tambah Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati Sidoarjo.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo M Bahrul Amig mengatakan, selain untuk mempercantik Sidoarjo, proyek revitalisasi alun-alun ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan mobilitas pengguna jalan dan kelancaran lalu lintas.

"Pada rangkaian revitalisasi Alun-alun ini juga dilakukan pelebaran ujung jalan pada sisi barat Alun-alun yaitu untuk radius tikung," kata M Bahrul.

M Bahrul juga menambahkan, sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo meminta adanya pelebaran pada ujung jalan sisi barat untuk radius tikung sekitar 3 meter.

Pelebaran pada ujung jalan sisi barat ini bertujuan untuk mempermudah akses kendaraan dari sisi barat saat belok kiri.

"Pelebaran ujung untuk radius tikung sekitar 3 meter agar memudahkan pengendara motor dan mobil saat akan berbelok kiri," tambahnya.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti