JawaPos.com – Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berinisial NJW, ditemukan tewas tergeletak di exit pintu keluar roda empat Mall Paragon Semarang, pada Selasa (10/10) petang kemarin.
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika, menduga bahwa NJW tewas karena bunuh diri dengan lompat dari lantai empat Mall Paragon Semarang. Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan.
“Hasil penyebab awal, korban jatuh dari lantai empat parkiran mobil. Kurang lebih ketinggian sekitar 20 meter. Indikasi apakah korban bunuh diri dengan meloncat, ini masih kita upayakan untuk penyelidikan," kata Indra
Bersamaan dengan itu, Indra menyebut pihaknya juga mengamankan beberapa barang yang diduga kepunyaan korban, di antaranya KTP, Kartu Pelajar Mahasiswa UNNES, dan secarik surat wasiat.
Adapun surat wasiat tersebut berwarna putih dengan berisi tulisan berbahasa Inggris. Pesannya, seperti ditujukan kepada sang ibu, dengan meminta maaf karena tak bisa menjadi seperti apa yang diinginkan sang ibu.
Berikut ini isi dari surat wasiat yang diduga ditulis oleh NJW, dilansir dari Radar Kudus (Jawa Pos Group), Rabu (11/10).
“Maa,, maaf karena tidak menjadi sekuat yang mama inginkan. Aku punya hadiah untukmu, dikirim dari kostnya Hani. Aku berharap aku bisa memberikan itu sendiri kepadamu, maaf.
Terima kasih selalu memikirkanku, peduli kepadaku dan maaf jika aku selalu membuatmu sedih.
Aku mencintaimu, selalu.
Jangan lupa berdoa buat aku ya???
Sekali maaf nih, aku nyerah…”
Selanjutnya, kepolisian melakukan penyelidikan dengan memeriksa CCTV Mall Paragon Semarang dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Diketahui, NJW pertama kali ditemukan oleh oleh Ria, salah satu petugas keamanan Mall Paragon Semarang. Menurut keterangan, NJW mengalami luka berat di bagian kepala, yang kemudian dilarikan ke RSUP Dr. Kariadi.
Menurut data dari kartu identitas korban, NJW masih berusia sekitar 20 tahunan dan merupakan warga Candi Penataran, Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.
***