← Beranda
Polisi Usut Asal Usul Bahan Peledak dan Senjata di Asia Afrika Bandung
Latu Ratri Mubyarsah• Selasa, 7 Juni 2022 | 21.19 WIB
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Ibrahim Tompo. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara
JawaPos.com–Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menelusuri asal usul kepemilikan bahan peledak hingga senjata api lengkap dengan pelurunya. Barang-barang itu ditemukan di sebuah bangunan di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Ibrahim Tompo mengatakan rumah tersebut sudah tak dihuni sejak 2001. Pemilik rumah yang berinisial DKH mengaku, rumah itu sebelumnya dihuni saudaranya.

”Kita akan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, sehingga kita tahu dari mana sumber bahan material berbahaya ini,” kata Ibrahim seperti dilansir dari Antara di Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/6).

Dia menjelaskan, penemuan sejumlah barang berbahaya itu berawal dari DKH yang ingin merenovasi bangunan tersebut. Namun petugas yang merenovasi, menemukan barang mencurigakan di sebuah rak.

”Dari informasi tersebut dilaporkan kepada intel dan dicek. Setelah dilakukan pengecekan, betul itu merupakan bahan peledak,” terang Ibrahim.

Setelah itu, lanjut dia, polisi mengerahkan tim Gegana dari Brimob Jawa Barat untuk mengamankan barang-barang tersebut. Kemudian barang itu dibawa ke Markas Brimob Polda Jawa Barat untuk dinonaktifkan.

Dari penemuan itu, dia mencatat, ada sejumlah bahan peledak yang kondisinya sudah mencair, detonator, senjata api laras panjang berkaliber 7,62 mm, dan ribuan peluru tajam.

”Kita lakukan pendalaman lebih detil lagi, sehingga kita bisa mengetahui sumber dan asal usul material itu. Sampai sekarang belum ada hubungan dengan teroris,” terang Ibrahim.

Sebelumnya, polisi mengamankan barang-barang berbahaya itu pada Senin (6/6) sekitar pukul 20.30 WIB. Selanjutnya polisi langsung mengisolasi bangunan di Jalan Asia Afrika itu guna pengamanan.
EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah