← Beranda
Masih Ada Tambahan Kasus, Emil Beri Oksigen Konsentrator untuk Pacitan
Latu Ratri MubyarsahSabtu, 28 Agustus 2021 | 02.04 WIB
Warga saat mengisi oksigen di depot tabung oksigen milik Fauzi Medical di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (31/7/2021). Untuk mengisi tabung oksigen Fauzi Medical memberikan layanan pembayaran secara sukarela, bahkan khusus hari Jumat warga yang
JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Pacitan mendapatkan dua konsentrator. Bantuan itu diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada Jumat (27/8) secara virtual.

Berdasar data yang dilansir Kemenkes Per Kamis (26/8) Pacitan mengalami penambahan kasus sebanyak 40. Sedangkan Jawa Timur bertambah 1.354 kasus. ”Ini karena agendanya belum memungkinkan untuk ke Pacitan. Jadi rekan-rekan yang mengantarkan. Hal seperti ini kan urgent jadi kita nggak bisa tunda-tunda,” tutur Emil.

Berdasar Instruksi Mendagri No. 22 Tahun 2021, Kabupaten Pacitan menerapkan PPKM level 3. Meski demikian, Emil meminta penanganan Covid-19 tetap dilakukan dengan baik. Sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran.

”Memang ketersediaan alatnya sangat terbatas, kemarin pun untuk bisa dapat kita pesan dan terbatas kuotanya,” terang Emil.

Padahal, lanjut Emil, dia mendapat laporan bahwa warga kesulitan mendapatkan suplai oksigen liquid. Selain itu, jarak menjadi penghalang untuk mendapatkan oksigen liquid dalam waktu singkat.

”Mudah-mudahan tambahan alat ini bisa segera dimanfaatkan untuk pasien di sana supaya penanganannya tambah baik. Pemprov Jatim senantiasa mendukung dan memastikan penanganan Covid-19 berjalan baik termasuk Pacitan di ujung selatan Jatim,” ujar Emil.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengapresiasi bantuan itu. Dia mengatakan, di wisma atlet tempat menampung pasien Covid-19, memang tingkat kesembuhannya yang paling tinggi.

Dia berharap agar keberadaan oksigen liquid mampu menangani lebih banyak pasien Covid-19. ”Terima kasih Pak Wagub atas bantuan konsentrator ini. Sebelumnya, kami sudah menerima bantuan konsentrator juga tapi belum cukup. Rencananya akan kami tempatkan di tempat isoter wisma atlet Pacitan,” papar Indrata Nur Bayuaji.
EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah