← Beranda
Alumni Jogja Satukan Indonesia Akan Deklarasi Dukungan ke Jokowi
Sari HardiyantoRabu, 13 Maret 2019 | 02.45 WIB
Alumni Jogja Satukan Indonesia akan menggelar deklarasi dukungan ke Joko Widodo di Stadion Kridosono pada Sabtu (23/3).

JawaPos.com - Sebuah komunitas bernama Alumni Jogja Satukan Indonesia menggelar deklarasi dukungan untuk pasangan Capres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin pada Sabtu (23/3) di Stadion Kridosono, Kota Jogjakarta, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Selain dimeriahkan oleh beberapa artis dan seniman, Capres Joko Widodo juga direncanakan akan hadir.


Ketua Panitia Alumni Jogja Satukan Indonesia, Ajar Budi Kuncoro mengatakan, acara ini akan dimulai dari pukul 08.00-13.00 WIB, di Stadion Kridosono, Kota Jogjakarta. Diperkirakan dihadiri oleh 30 ribuan orang.


"Pak Jokowi dipastikan hadir dalam acara ini. Selain itu juga akan ada beberapa artis, God Bless, NDX," katanya, dalam konferensi pers di Kota Jogjakarta, Selasa (12/3).


Selain itu juga ada flashmob Juki Kill the DJ, orkestra gamelan Djaduk Ferianto. Sebelum acara puncak berupa pidato Presiden Jokowi, nantinya akan disampaikan deklarasi dukungan dari aktor Slamet Raharjo, Butet Kartarajasa dan didampingi oleh santriwati pemilih pemula. "Akan dikemas dengan nuansa kental Jogja," katanya.


Acara deklarasi dukungan ini digelar karena berlatar belakang beberapa hal. Pertama yakni Jogja merupakan kota yang merefleksikan Indonesia dengan relatif lengkap. Pemuda dan pemudi dari Sabang sampai Merauke berbaur menempuh pendidikan di kota ini untuk mengasah intelektualitas dan integritas.


Kedua, Jogja merupakan oase bagi kehidupan yang beragam, bhineka, tetap tetap satu dalam ikatan kebangsaan. Ketiga, Alumni Jogja adalah warga yang sedang dan pernah merasakan serta mengalami perjuangan saat membangun karakter diri, komitmen sosial, dalam dinamika keberagaman. "Alumni ini luas, siapapun yang pernah tinggal, kerja, belajar di Jogja adalah alumni Jogja," katanya.


Keempat, konkretisasi dari peneguhan gerakan kebudayaan yang beradab. Itu ada dalam diri sosok Jokowi, pemimpin yang sudah, sedang, dan akan terus merealisasikan cita-cita negara yang berkebudayaan dalam program pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat.


Kemudian poin kelima, deklarasi ini merupakan momen yang bertujuan menggaungkan spirit akan pentingnya kehadiran figur yang dapat mempersatukan dan menyejahterakan rakyat dalam perspektif kebudayaan yakni memanusiakan manusia dalam visi pembangunannya.

EDITOR: Sari Hardiyanto