Jawapos.com — Puluhan warga menjadi korban salah informasi adanya pembuatan E-KTP sehari jadi. Warga yang mendatangi Gedung Serbu Guna (GSG) Universitas Lampung, akhirnya kecewa, Selasa (17/4).
Fadil, 64, salah satunya. Pria yang berasal dari Tanjung Agung Bandarlampung ini mengaku mendapatkan pesan siaran melalui sosial media tentang adanya perekaman E-KTP secara massal.
“Iya kemaren kan dapat WA (Whatsapp) dari anak. Katanya ada pembuatan KTP disini (GSG Unila). Tapi saya nyampe sini kok gedungnya masih tutup,” katanya.
Fadil mengatakan sebelumnya sangat antusias mendapatkan pesan tersebut. Bahkan ia sudah membawa fotocopy Kartu Keluarga sebagai syarat perekaman E-KTP. “Ini udah seneng-seneng malah gak jadi,” ujar fadil
Hal senada juga di ungkapkan Salamah, 35. Salamah mengaku datang ke GSG Unila lantaran mendapatkan pesan di grup whatsapp yang ia ikuti. “Di grup WA saya kan kemarin ada yang nyebar. Kita ya seneng tadinya, sampe udah bawa KK asli sama Fotocopy ini,” katanya.
Ia mengaku cukup kecewa setelah mendapat informasi bahwa perekaman tersebut tidak jadi di laksanakan pada tanggal 17-19 April seperti pesan Whatsapp yang ia dapatkan. “Tadi Satpamnya bilang katanya gak jadi. Kecewa sih mas, tapi ya gimana lagi”
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Lampung, Achmad Syaefullah mengatakan bahwa perekaman E-KTP secara masal memang akan dilakukan. Namun untuk tanggal dan lokasinya bukan pada 17-19 April di GSG Unila. Ia sendiri mengaku tidak tahu darimana informasi tersebut didapatkan dan disebarkan ke masyarakat.
Ia mengatakan pelaksanaan perekaman dijadwalkan pada 3-5 Mei 2018 di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim Bandarlampung. “Jadi yang mau ikut perekaman cukup bawa KK saja, Kalau yang sudah ikut perekaman cukup bawa surat keterangannya untuk melakukan pencetakan” ujarnya.