JawaPos.com - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pekanbaru menarik produk ikan kaleng kemasan atau ikan sarden merk Farmer Jack dari pasaran. Produk tersebut terindikasi mengandung cacing pita jenis Gilig.
"Iya (positif). Petugas kami dan dinas setempat telah melakukan penelusuran dan pengamanan di lapangan agar tidak dikonsumsi masyarakat," ujar Kepala BPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri kepada JawaPos.com, Rabu (21/3).
Penarikan produk tersebut merupakan tindaklanjut dari penemuan cacing pita di dalam kemasan ikan sarden di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, beberapa waktu lalu.
Dari hasil uji laboratorium yang dilakukan BPOM, di dalam kemasan produk asal Tiongkok tersebut terbukti positif mengandung cacing jenis Gilig.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani menyebutkan, apabila mengkonsumsi produk tersebut tentu memiliki dampak bagi kesehatan.
"Makanan jenis itu tentu tidak layak dikonsumsi dan tidak baik bagi kesehatan. Akibatnya bisa sampai mengalami diare. Tapi tidak akan menyebabkan penyakit kronis," ucapnya.
Dengan ditemukan cacing di dalam produk itu, Mimi berharap agar masyarakat bisa lebih cerdas dalam memilih jenis makanan yang akan dikonsumsi.
"Masyarakat harus cerdas, lihat wadahnya juga, lihat expirednya, registrasi di BPOM. Kalau semua sudah oke, seperti makanan kaleng kita harus lihat isi dalamnya, apakah masih baunya masih bagus atau bagaimana," tuturnya.