JawaPos.com - Di bulan Februari ini cuaca masuk pada musim pancaroba, yakni saat pergantian musim hujan ke panas. Ketika masa transisi ini, warga kerap mengeluhkan masalah kesehatan yang dipengaruhi perubahan musim tersebut.
Sebagaimana yang dirasakan warga di daerah pesisir Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, Riau. Di sana banyak nyamuk yang muncul terutama menjelang malam hari.
Hal ini membuat tim kesehatan dari Puskesmas Panipahan meluncur ke Jalan Taqwa Kepenghuluan Panipahan Darat. Tim kesehatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Panipahan, dr Netti Juliana ini melibatkan pemegang program pemberantasan penyakit menular dan pemegang program PHBS>
"Kehadiran kita untuk melakukan sosialisasi berkaitan dengan musim pancaroba serta menindaklanjuti keluhan dari masyarakat," ujar Netti seperti dikutip dari Riau Pos (Jawa Pos Group), Selasa (14/2).
Saat sosialisasi, warga yang hadir diberikan pengarahan untuk mengantisipasi munculnya penyakit menular atau ancaman penyakit lainnya. "Atas keluhan itulah, kami membagikan kelambu untuk ibu hamil serta memberikan obat untuk membasmi jentik-jentik," kata Netti.
Langkah lain yang telah diambil ini sebagai salah satu bentuk mencegah munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) maupun malaria, yakni melakukan pemeriksaan darah.
Agar ancaman DBD dan malaria tidak memakan korban, dokter itu mengajak masyarakat untuk dapat meningkatkan kebersihan di tempat tinggalnya masing-masing. Gotong royong untuk menciptakan kebersihan harus tetap terus digalakan. "Seiring masuknya musim pancaroba ini, kita dari tim kesehatan dari Puskesmas Panipahan telah mengambil inisiatif untuk blusukan," kata Netti. (Syahri Ramlan/iil/JPG)