JawaPos.com - Keberdaaan indekos kerap dikeluhkan masyarakat Sekadau, Kalbar. Pasalnya, banyak rumah kos yang dijadikan tempat mesum oleh penghuninya. Satpol PP pun berjanji tidak tinggal diam. “Dalam waktu dekat akan kita tertibkan,” tegas Plt Kasatpol PP Sekadau Muhammad Arsya dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Rabu (8/2).
Arsya tidak membantah bahwa indekos sering dijadikan sarang mesum. Penghuninya, baik yang masih berstatus pelajar maupun warga umum, disinyalir kerap berbuat asusila di indekos. Dia bahkan menyebutkan beberapa indekos yang disinyalir sering dijadikan lokasi mesum itu. “Dulu memang sudah pernah kita tertibkan. Tapi masih kurang intens,” aku Arsya.
Untuk memaksimalkan upaya penertiban, Arsya berharap dukungan dari masyarakat. Terutama dari kecamatan dan desa, agar memberikan data indekos di daerahnya masing-masing. “Kita ini kekurangan data kos yang ada di daerah. Nanti kita akan surati pihak kecamatan atau desa untuk meminta data kos di daerahnya, agar mudah kita lakukan penertiban,” ujar Arsya.
Sementara itu, Kepala Desa Mungguk Agustami mengakui bahwa di daerahnya banyak terdapat indekos. “Di antaranya di Jalan Abadi, Jalan Akses Desa Tanjung dan beberapa titik di Jalan Sekadau-Sintang,” ucap Agustami.
Agustami mendukung jika pemerintah daerah melalui Satpol PP menertibkan indekos yang sering dijadikan sarang mesum. “Kita juga siap mendukung pendataan, jika memang diminta Satpol PP,” ujar Agustami. (bdu/fab/JPG)