← Beranda
Ternyata Ini Alasan Pak Satpam Bunuh Gadis Cantik di Makassar
Muhammad SyadriSenin, 23 Januari 2017 | 09.15 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com - Saleh Tersangka pembunuh Rafika Hasanuddin (22), Saleh (38) mengaku membunuh  karena kaget dan spontan melakukannya. Sekuriti Perumahan Yusuf Bauty Gowa itu sama sekali tak menyangka korban mengenalinya.

Dilansir dari fajaronline.com (Jawa Pos Group), setelah mengakui perbuatannya, Saleh menuturkan alasan ia sampai tega menggorok dengan sadis alumni Farmasi Universitas Indonesia Timur (UIT) itu. Setelah Rafika melewati pos jaga, Sabtu malam, 14 Januari, Saleh segera membuntutinya masuk ke dalam rumah. Ia tergoda dengan ponsel milik korban.

Karena lampu di ruang tamu tak menyala terang, Saleh pun percaya diri aksinya tak bakal ketahuan oleh korban. Dibenak Saleh, kondisi ruangan yang gelap, pasti akan sulit mengenali orang yang masuk dalam rumah. Namun siapa sangka, Saleh justru tepergok saat tangannya sudah memegang ponsel korban dan berjalan keluar rumah. Ternyata...

"Tiba-tiba, dia (Rafika) panggil "Eh, Pak Saleh". Saya kaget dia kenal saya. Karena selama ini, kita tidak pernah saling tegur," ucap pria asal Jeneponto ini saat diinterogasi oleh penyidik kepolisian, Kamis malam (19/1).

Tak menyangka Rafika mengenalinya, seketika muncul niat Saleh untuk menghabisi korban. Hingga akhirnya jenazah korban ditemukan Senin, 16 Januari lalu. (fjr/sad/JPG)

EDITOR: Muhammad Syadri