JawaPos.com - Bayi perempuan yang ditemukan Yamin (60) di Kampung Parungdengdek, Desa Wanaherang, Kaupaten Bogor, kini menjadi rebutan warga. Bahkan, ada berani memberi uang besar asalkan anak itu bisa diadopsi.
“Kami mau mengadopsi anak ini. Sebenarnya, sudah banyak yang meminta tapi saya tidak mau,” ujar istrinya, Karsih (40). Dia mengatakan, sudah ada sepuluh orang yang datang dan menawarkan uang mulai Rp 3 juta hingga Rp 15 juta.
“Kami tidak mau beri karena sudah terlanjur sayang dengan anak ini,” ujarnya kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group), Senin (16/01). Sekalipun orangtua bayi tersebut datang untuk dibawa pulang, kata dia, tidak akan memberikannya.
“Kalau memang orangtua bayi sayang kepada anaknya, kenapa dibuang,” katanya. Menurutnya, ketika ditemukan kondisi tangan, kaki dan leher bayi membiru. “Kalau menurut keterangan dokter, bayi ini sempat dicekik. Kini, kondisinya sudah sehat,” ucapnya.
Camat Gunungputri Juanda Dimansyah mengatakan, masih terus berkordinasi dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor mengenai siapa yang akan merawat bayi itu.
Tapi, sambung dia, jika warga yang menemukan tersebut bisa bertanggung jawab maka bisa diadopsi. Namun, jika jawaban mereka tidak bisa mengurus, Juanda akan menyarankan agar bayi itu diantar ke Dinsosnakertrans.
Kabid Rehabilitasi Sosial pada Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor, Dian Mulyadiansyah mengatakan, akan melakukan peninjauan terhadap bayi itu. Tak hanya itu, pihaknya akan terlebih dahulu membawa bayi itu untuk dirawat ke Rumah Sakit.
“Kami akan datang ke sana,” singkatnya. (fdm/yuz/JPG)