JawaPos.com - Kabupaten Purwakarta dalam waktu dekat bakal me-launching Museum Nusantara Digital pertama di Indonesia. Museum yang dinamai Bale Panyawangan Nusantara ini bakal berisikan tentang sejarah nusantara. Mulai dari zaman pra sejarah, kerajaan, penjajahan, kemerdekaan hingga situasi sejarah masa kini.
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, konsep museumnya nanti bakal berbeda dibanding lainnya. Pihaknya akan menghadirkan suasana yang ramah layaknya tempat pelayanan publik.
"Biasanya museum itu bentuknya begitu-begitu saja, kami hadirkan nuansa berbeda agar tidak memberi kesan membosankan kepada pengunjung, anak-anak kita bisa lebih tertarik untuk belajar sejarah," kata Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, Senin(16/1).
Setiap pengunjung yang datang, lanjut Dedi, akan disambut oleh pemandu yang berpakaian khas Sunda dengan salam sunda "Sampurasun", sebagai bagian dari pemeliharaan kebudayaan nusantara itu sendiri.
"Dan museum ini gratis. Tidak dipungut biasa bagi warga yang ingin datang," jelas dia.
Dikatakannya, suguhan pertama museum yang disebut oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya sebagai "Little Indonesia" ini adalah lambang setiap provinsi dan ragam salam sapa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia melalui tampilan digital.
Selanjutnya, video pembentukan bumi dapat dinikmati oleh para pengunjung dalam format tiga dimensi.
"Pemilihan sistem digital untuk konten museum ini bukan tanpa alasan, sistem tersebut dipilih untuk menghilangkan kesan jenuh dan membosankan yang biasa melekat pada museum," pungkasnya.(nif/rmol/mam/JPG)