← Beranda
TSE Gelar Program Ternak Ayam untuk Warga Asikie
Yusuf AsyariJumat, 30 Desember 2016 | 16.43 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com - Kelompok usaha Tunas Sawaerma (TSE) menyediakan peternakan ayam untuk warga di Asikie, Boven Digoel, Papua sebagai bagian dari program pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan. Dengan program itu diharapkan mampu meningkatkan taraf pendapatan ekonomi warga.



“Ini merupakan bagian program CSR yang kami berikan kepada masyarakat sekitar di wilayah perusahaan kami. Kami berharap dengan adanya budidaya peternakan ayam dapat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Staf Bagian Umum CSR TSE Sunardi, Jumat (30/12).



Program budidaya ternak ayam yang digagas TSE telah dilaksanakan sejak April 2013. TSE sejak tahun 2013 telah membeli 11.881 anak ayam yang kemudian di ternak. Masyarakat sekitar juga mengakui bahwa program budidaya ternak ayam TSE amat bermanfaat.



Salah seorang peternak ayam binaan TSE, Yakobus Tawab, menuturkan, sejak 2013, dia bersama kelompoknya berhasil melakukan musim potong ayam sebanyak sembilan kali dengan penghasilan mencapai Rp 15-20 juta sekali musim.



Hasil ternak ayam kemudian dijual di wilayah perusahaan TSE, kepada karyawan dan masyarakat dengan harga Rp 55.000,00 per ekornya. Uang lantas masuk kas bersama dan diinvestasikan kembali guna pengembangan usaha.



Penghasilan para peternak ayam bebas menggunakan uang tersebut untuk keperluan pendidikan dan kesehatan. Yakobus menyebutkan, setelah itu berencana akan mengembangkan ayam telur.



“Manfaatnya banyak. Hasil ternak ayam potong dapat kami gunakan untuk keperluan anak sekolah dan biaya kesehatan. Hal itu amat berguna untuk kami yang sehari-hari hanya mendapat penghasilan dari berburu,” tutur Yakobus.



Saat ini, Yakobus dan timnya telah memiliki kandang ayam dengan kapasitas hingga 1.500 ekor ayam, dengan rincian 1.000 ekor ayam potong dan 500 ayam petelur. Hal itu diperolehnya setelah melakukan ternak ayam dengan TSE sejak tahun 2013.



“Sejauh ini berjalan dengan lancar. Hampir tidak ada kendala,” ujar Yakobus. (yuz/JPG)

EDITOR: Yusuf Asyari