← Beranda
Platform Digital Mudahkan Proses Ber-Qurban, Nggak Takut Bau dan Panas Saat Hunting Kambing atau Sapi
Rian AlfiantoJumat, 15 Mei 2026 | 18.47 WIB
Ilustrasi penjualan hewan kurban konvensional. (Humas Pemkot Surabaya).

JawaPos.com - Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada akhir Mei 2026, tren pembelian hewan kurban secara digital semakin diminati masyarakat.

Perubahan gaya hidup yang serba praktis membuat banyak orang mulai beralih dari transaksi konvensional ke layanan kurban berbasis aplikasi yang menawarkan kemudahan memilih hewan, pembayaran, hingga pemantauan distribusi secara transparan dalam satu platform digital.

Bank Mandiri kembali menghadirkan layanan pembelian hewan kurban digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri. Melalui layanan tersebut, nasabah dapat memilih jenis hewan kurban, menyelesaikan pembayaran, hingga menerima laporan distribusi dalam satu platform.

Layanan yang telah tersedia sejak Juni 2024 itu dikelola bersama Mandiri Amal Insani (MAI), lembaga amil zakat nasional yang terafiliasi dengan Bank Mandiri dan fokus pada pengelolaan zakat serta program sosial masyarakat.

Ketua MAI Bily Arkan mengatakan, layanan kurban digital hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi namun tetap ingin menjalankan ibadah kurban dengan mudah dan aman.

“Salah satu kenyamanan yang ditawarkan adalah kemudahan memilih berbagai jenis hewan kurban mulai dari kambing, domba, sapi utuh, hingga program patungan 1/7 sapi sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial setiap nasabah pekurban yang ditawarkan pada fitur ini,” ujar Bily dalam keterangan resminya.

Melalui fitur tersebut, pengguna cukup membuka menu 'Sukha' di aplikasi Livin’ by Mandiri, kemudian memilih kategori 'Donasi & Zakat' dan melanjutkan ke menu “Kurban MAI”.

Setelah menentukan jenis hewan kurban, jumlah pembelian, dan nama pekurban, pembayaran dapat langsung dilakukan melalui rekening yang telah terintegrasi di aplikasi.

Selain pembelian reguler, tersedia pula program yang memungkinkan distribusi hewan kurban menjangkau wilayah-wilayah di berbagai daerah Indonesia. Pilihan harga yang tersedia juga cukup beragam, mulai dari Rp2 jutaan untuk kambing atau program patungan sapi hingga belasan juta rupiah untuk sapi utuh.

Menurut Bily, layanan kurban digital tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem layanan finansial dan sosial yang terintegrasi dalam Livin’ by Mandiri.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi nasabah untuk berkurban dengan proses yang cepat, aman, dan praktis. Semua bisa dilakukan dalam satu aplikasi tanpa perlu keluar rumah,” katanya.

Tak hanya mempermudah transaksi, sistem digital yang digunakan juga memungkinkan proses dokumentasi dan penyaluran berjalan lebih transparan. Setelah pembayaran berhasil dilakukan, nasabah akan menerima notifikasi melalui email, WhatsApp, dan SMS sebagai bukti transaksi.

Setelah proses penyembelihan dan distribusi selesai, MAI juga akan mengirimkan laporan penyaluran beserta sertifikat kurban digital kepada pekurban.

“Dengan sistem yang serba digital, masyarakat juga tidak perlu khawatir soal transparansi penyaluran. Hewan kurban akan didistribusikan kepada penerima manfaat di berbagai wilayah sesuai program yang dipilih,” tutur Bily.

Kehadiran fitur kurban digital ini sekaligus memperlihatkan perubahan pola layanan keuangan dan sosial yang semakin terintegrasi dalam satu aplikasi.

Selain layanan transaksi perbankan, pengguna Livin’ by Mandiri kini juga dapat mengakses berbagai kebutuhan lain seperti hiburan, perjalanan, belanja, hingga layanan sosial dan keagamaan secara digital.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra