← Beranda
Apresiasi Bali 7s 2026, Jadi Wadah Pembinaan Usia Dini dan Dongkrak Sport Tourism
Dinarsa KurniawanSabtu, 4 April 2026 | 17.47 WIB
Menpora Erick Thohir menghadiri pembukaan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat (3/4). (Istimewa)

 

 

JawaPos.com-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang kembali digelar secara konsisten hingga tahun ketiga.

Apresiasi tersebut disampaikan Erick saat menghadiri pembukaan turnamen di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat (3/4) sore.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang telah memasuki tahun ketiga. Turnamen ini mampu hadir secara konsisten dari tahun ke tahun, menjaga kesempatan talenta muda untuk mewujudkan mimpi menjadi pesepak bola profesional,” ujar Erick.

Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah penting dalam pembinaan usia dini. Para pemain muda tidak hanya mengasah kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga belajar membangun karakter sportif serta memperluas jejaring pertemanan lintas negara dan budaya.

“Di sini mereka bukan hanya bertanding, tapi juga membentuk karakter, menjalin persahabatan, dan memperkuat persaudaraan dengan peserta dari berbagai negara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Erick menilai turnamen ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah event olahraga usia dini berskala internasional yang berkualitas. Dampaknya pun tidak hanya terasa di sektor olahraga, tetapi juga ekonomi daerah.

“Kegiatan ini turut memberikan dampak positif bagi UMKM, sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Ia menegaskan, ajang seperti Bali 7s memiliki peran strategis dalam mendorong pengembangan sport tourism di Indonesia. Pemerintah, melalui Kemenpora, berkomitmen untuk terus mendukung event serupa sebagai bagian dari pembangunan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

“Kami mendukung penuh Bali 7s sebagai upaya memaksimalkan potensi wisata olahraga dan membina generasi muda yang sehat, berprestasi, serta berdaya saing global,” tegasnya.

Pada edisi 2026 ini, Youth Football Tournament Bali 7s diikuti sekitar 500 tim dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, dan Belanda. Total peserta mencapai sekitar 8.000 pemain yang terbagi dalam berbagai kelompok usia, mulai dari U-8, U-10, U-12, U-14, U-16, hingga kategori Pro dan Women.

Tak hanya berfokus pada pertandingan, Bali 7s juga menghadirkan konsep festival keluarga. Sebanyak 42 tenant UMKM meramaikan area food and beverages, menjadikan ajang ini sebagai perpaduan olahraga dan hiburan yang ramah bagi seluruh kalangan.

Sementara itu, Direktur Turnamen Internasional Bali 7s 2026, Yabes Tanuri, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dan para sponsor.

Baca Juga: Prestasi Dunia Timnas Wushu Junior Indonesia, Momentum Penguatan Pembinaan Menuju Youth Olympic Games 2026

“Harapannya, turnamen ini bisa menjadi ajang pengembangan generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan, termasuk mencetak pemain Timnas Indonesia,” ujarnya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan