JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, konsep weton memiliki ruang istimewa dalam membaca karakter seseorang: rezeki, perjalanan hidup, hingga aura kedudukannya dalam masyarakat.
Beberapa weton digambarkan bak membawa “darah ningrat”—bukan semata keturunan, melainkan pancaran wibawa dan aliran rezeki yang sering datang tanpa diduga. Mereka disebut memiliki takdir “tibo sugih”, yakni kecenderungan hidup yang dekat dengan kelimpahan.
Tentu saja, sejatinya kaya atau tidak bergantung pada usaha, karakter, dan kesempatan.
Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa pada Jumat (7/11), menurut Primbon Jawa, tujuh weton berikut dipercaya memiliki derajat teratas yang kerap menuai keberuntungan materi dan kedudukan terhormat.
Mari kita jelajahi satu per satu.
1) Jumat Kliwon — Pembawa Tahta & Kekuasaan
Jumat Kliwon dianggap memegang aura pusat kekuatan.
Mereka digambarkan memiliki wibawa besar serta kecerdasan dalam menata strategi hidup.
Banyak yang menyebut pemilik weton ini seperti magnet kekayaan:
peluang datang menghampiri meski mereka tidak selalu mencarinya.
Ciri khas finansial:
Mampu membangun koneksi kuat
Berjiwa pemimpin
Rezeki cenderung naik saat bekerja di bidang manajemen, politik, dan bisnis
Keberuntungan mereka mengalir dari sikap tegas dan visi jauh ke depan.
2) Rabu Kliwon — Kaya Amanah & Penuh Pesona
Pemilik Rabu Kliwon sering disebut memiliki darah “ningrat halus”—wibawanya lembut namun memikat.
Mereka dipercaya jarang kesusahan soal finansial, karena selalu bertemu orang yang tepat di waktu yang tepat.
Ciri khas finansial:
Cocok memegang posisi penting
Rezeki melebar melalui hubungan sosial
Sering mendapat bantuan tak terduga
Berkat kepekaan batin, mereka sering memilih keputusan tepat ketika yang lain ragu.
3) Sabtu Pahing — Pintu Rezeki Terbuka Luas
Sabtu Pahing dikenal sebagai weton kuat dalam hal materi.
Karakter ambisius dan tekun menjadi modal alami mereka.
Banyak yang melangkah dari nol hingga meraih puncak.
Ciri khas finansial:
Cenderung sukses lewat bisnis
Rajin, tahan banting
Rezeki stabil, meningkat usia 30–45 tahun
Prinsip mereka sederhana: jika gagal, bangkit. Jika berhasil, berbagi.
4) Jumat Legi — Weton Pedagang Ulung
Rezeki Jumat Legi mengalir deras dari dunia perdagangan.
Mereka dianugerahi kepekaan menangkap peluang sebelum terlihat oleh orang lain.
Naluri bisnisnya tajam, membuat jalan kekayaan terasa terbuka.
Ciri khas finansial:
Ahli mengelola uang
Cepat beradaptasi
Rezeki besar dari usaha mandiri
Banyak yang menyebut Jumat Legi terlahir untuk meraup cuan.
5) Selasa Pon — Peruntungan Emas Datang Berulang
Selasa Pon memiliki daya tarik keuangan yang konsisten.
Sekali berhasil, keberhasilan berikutnya menyusul.
Sering digambarkan membawa “kendharaan rezeki” kuat yang mendatangkan harta berkali-kali.
Ciri khas finansial:
Stabil, jarang merugi
Sering mendapat rezeki berlapis
Cocok membangun aset jangka panjang
Mereka pandai memelihara apa yang pernah diraih.
6) Kamis Wage — Cerdas Mengolah Peluang
Sosok Kamis Wage dikenal tajam, pandai membaca situasi, dan memiliki insting yang jarang salah.
Rezekinya datang lewat kreativitas dan inovasi.
Mereka tidak selalu memulai dengan modal besar, tapi hasilnya sering mengejutkan.
Ciri khas finansial:
Sukses dalam profesi kreatif & teknis
Potensial menjadi inovator
Punya jalur rezeki unik & tak biasa
Peluangnya kerap muncul dari hal yang tampak sepele.
7) Minggu Pon — Weton Berkah Turun-Temurun
Minggu Pon diasosiasikan dengan garis keberuntungan keluarga.
Banyak yang dianggap membawa kelimpahan ke lingkungan sekitarnya—orang tua, pasangan, hingga anak-anak.
Mereka bagaikan pusat energi kebaikan yang menarik kemudahan finansial.
Ciri khas finansial:
Rezeki turun-naik tapi tak pernah tamat
Sering mendapat warisan moral & material
Auranya memberi hoki bagi keluarga
Banyak hal baik datang tanpa disangka-sangka.
Mengapa Disebut “Darah Ningrat”?
Dalam Primbon, istilah ini tak selalu bermakna keturunan bangsawan. Lebih kepada aura penghormatan, yaitu:
Karisma yang dihargai
Kemampuan menuntun orang lain
Kecakapan mengelola kehidupan
Karena kualitas tersebut, mereka dipercaya mudah mencapai strata sosial dan ekonomi yang tinggi.
Tibo Sugih: Takdir Atau Sikap Hidup?
Primbon memandang rezeki sebagai perpaduan antara energi lahiriah dan batiniah.
Namun, yang perlu selalu diingat:
Weton bukan penentu mutlak.
Usaha, kejujuran, dan ilmu adalah akar kekayaan sejati.
Bila weton membawa angin baik, ibarat layar kapal:
kitalah nakhodanya.
Kesimpulan
Tujuh weton yang dipercaya memiliki derajat teratas dalam hal kekayaan dan aura ningrat adalah:
Jumat Kliwon, Rabu Kliwon, Sabtu Pahing, Jumat Legi, Selasa Pon, Kamis Wage, serta Minggu Pon.
Mereka digambarkan sebagai pribadi yang:
Berpeluang meraih harta besar
Disukai serta dihormati
Sering mendapat bantuan tak terduga
Memiliki kecakapan mengatur rezeki
Namun, kunci tibo sugih sesungguhnya tetap terletak pada sikap:
rajin, berani, jujur, dan pandai membaca peluang.
Semoga artikel ini menjadi bacaan inspiratif, menambah wawasan budaya, dan mendorong kita untuk selalu mengupayakan masa depan yang sejahtera.