← Beranda

Derajat Peringkat Teratas! 7 Weton Terpilih ‘Tibo Sugih’ yang Dianggap Berdarah Ningrat dan Kerap Mendatangkan Kekayaan

Irfan FerdiansyahJumat, 7 November 2025 | 14.13 WIB
seseorang yang lebih cocok menjadi pemimpin./Freepik/freepik

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, konsep weton memiliki ruang istimewa dalam membaca karakter seseorang: rezeki, perjalanan hidup, hingga aura kedudukannya dalam masyarakat.

Beberapa weton digambarkan bak membawa “darah ningrat”—bukan semata keturunan, melainkan pancaran wibawa dan aliran rezeki yang sering datang tanpa diduga. Mereka disebut memiliki takdir “tibo sugih”, yakni kecenderungan hidup yang dekat dengan kelimpahan.

Tentu saja, sejatinya kaya atau tidak bergantung pada usaha, karakter, dan kesempatan.

Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa pada Jumat (7/11), menurut Primbon Jawa, tujuh weton berikut dipercaya memiliki derajat teratas yang kerap menuai keberuntungan materi dan kedudukan terhormat.

Mari kita jelajahi satu per satu.

1) Jumat Kliwon — Pembawa Tahta & Kekuasaan

Jumat Kliwon dianggap memegang aura pusat kekuatan.

Mereka digambarkan memiliki wibawa besar serta kecerdasan dalam menata strategi hidup.

Banyak yang menyebut pemilik weton ini seperti magnet kekayaan:

peluang datang menghampiri meski mereka tidak selalu mencarinya.

Ciri khas finansial:

Mampu membangun koneksi kuat

Berjiwa pemimpin

Rezeki cenderung naik saat bekerja di bidang manajemen, politik, dan bisnis

Keberuntungan mereka mengalir dari sikap tegas dan visi jauh ke depan.

2) Rabu Kliwon — Kaya Amanah & Penuh Pesona

Pemilik Rabu Kliwon sering disebut memiliki darah “ningrat halus”—wibawanya lembut namun memikat.

Mereka dipercaya jarang kesusahan soal finansial, karena selalu bertemu orang yang tepat di waktu yang tepat.

Ciri khas finansial:

Cocok memegang posisi penting

Rezeki melebar melalui hubungan sosial

Sering mendapat bantuan tak terduga

Berkat kepekaan batin, mereka sering memilih keputusan tepat ketika yang lain ragu.

3) Sabtu Pahing — Pintu Rezeki Terbuka Luas

Sabtu Pahing dikenal sebagai weton kuat dalam hal materi.

Karakter ambisius dan tekun menjadi modal alami mereka.

Banyak yang melangkah dari nol hingga meraih puncak.

Ciri khas finansial:

Cenderung sukses lewat bisnis

Rajin, tahan banting

Rezeki stabil, meningkat usia 30–45 tahun

Prinsip mereka sederhana: jika gagal, bangkit. Jika berhasil, berbagi.

4) Jumat Legi — Weton Pedagang Ulung

Rezeki Jumat Legi mengalir deras dari dunia perdagangan.

Mereka dianugerahi kepekaan menangkap peluang sebelum terlihat oleh orang lain.

Naluri bisnisnya tajam, membuat jalan kekayaan terasa terbuka.

Ciri khas finansial:

Ahli mengelola uang

Cepat beradaptasi

Rezeki besar dari usaha mandiri

Banyak yang menyebut Jumat Legi terlahir untuk meraup cuan.

5) Selasa Pon — Peruntungan Emas Datang Berulang

Selasa Pon memiliki daya tarik keuangan yang konsisten.

Sekali berhasil, keberhasilan berikutnya menyusul.

Sering digambarkan membawa “kendharaan rezeki” kuat yang mendatangkan harta berkali-kali.

Ciri khas finansial:

Stabil, jarang merugi

Sering mendapat rezeki berlapis

Cocok membangun aset jangka panjang

Mereka pandai memelihara apa yang pernah diraih.

6) Kamis Wage — Cerdas Mengolah Peluang

Sosok Kamis Wage dikenal tajam, pandai membaca situasi, dan memiliki insting yang jarang salah.

Rezekinya datang lewat kreativitas dan inovasi.

Mereka tidak selalu memulai dengan modal besar, tapi hasilnya sering mengejutkan.

Ciri khas finansial:

Sukses dalam profesi kreatif & teknis

Potensial menjadi inovator

Punya jalur rezeki unik & tak biasa

Peluangnya kerap muncul dari hal yang tampak sepele.

7) Minggu Pon — Weton Berkah Turun-Temurun

Minggu Pon diasosiasikan dengan garis keberuntungan keluarga.

Banyak yang dianggap membawa kelimpahan ke lingkungan sekitarnya—orang tua, pasangan, hingga anak-anak.

Mereka bagaikan pusat energi kebaikan yang menarik kemudahan finansial.

Ciri khas finansial:

Rezeki turun-naik tapi tak pernah tamat

Sering mendapat warisan moral & material

Auranya memberi hoki bagi keluarga

Banyak hal baik datang tanpa disangka-sangka.

Mengapa Disebut “Darah Ningrat”?

Dalam Primbon, istilah ini tak selalu bermakna keturunan bangsawan. Lebih kepada aura penghormatan, yaitu:

Karisma yang dihargai

Kemampuan menuntun orang lain

Kecakapan mengelola kehidupan

Karena kualitas tersebut, mereka dipercaya mudah mencapai strata sosial dan ekonomi yang tinggi.

Tibo Sugih: Takdir Atau Sikap Hidup?

Primbon memandang rezeki sebagai perpaduan antara energi lahiriah dan batiniah.
Namun, yang perlu selalu diingat:

Weton bukan penentu mutlak.
Usaha, kejujuran, dan ilmu adalah akar kekayaan sejati.

Bila weton membawa angin baik, ibarat layar kapal:
kitalah nakhodanya.

Kesimpulan

Tujuh weton yang dipercaya memiliki derajat teratas dalam hal kekayaan dan aura ningrat adalah:

Jumat Kliwon, Rabu Kliwon, Sabtu Pahing, Jumat Legi, Selasa Pon, Kamis Wage, serta Minggu Pon.

Mereka digambarkan sebagai pribadi yang:

Berpeluang meraih harta besar

Disukai serta dihormati

Sering mendapat bantuan tak terduga

Memiliki kecakapan mengatur rezeki

Namun, kunci tibo sugih sesungguhnya tetap terletak pada sikap:
rajin, berani, jujur, dan pandai membaca peluang.

Semoga artikel ini menjadi bacaan inspiratif, menambah wawasan budaya, dan mendorong kita untuk selalu mengupayakan masa depan yang sejahtera.

EDITOR: Hanny Suwindari