JawaPos.com – Dalam budaya Jawa, pembahasan mengenai weton selalu menarik perhatian. Weton tidak hanya dianggap sebagai hitungan hari lahir, tetapi juga dipercaya mencerminkan karakter, nasib, hingga perlindungan gaib seseorang. Salah satu topik yang kerap menjadi sorotan adalah tentang ilmu pelet, yakni daya pemikat hati yang konon mampu membuat seseorang tergila-gila tanpa alasan jelas.
Sejak zaman dulu, pelet diyakini sebagai salah satu bentuk ilmu asmara yang sering dipakai untuk menundukkan hati seseorang. Cerita tentang orang yang tiba-tiba jatuh cinta, linglung, hingga sakit karena pelet masih sering didengar dalam kisah masyarakat Jawa.
Namun menariknya, tidak semua orang bisa terkena pengaruh ilmu ini. Ada sejumlah weton yang dipercaya memiliki tameng alami sehingga sulit ditembus oleh energi gaib, bahkan membuat pelet justru berbalik menghantam pengirimnya. Menurut YouTube Nguri Jawen, setidaknya ada lima weton yang termasuk dalam kategori tersebut.
1. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon sudah lama dianggap sebagai hari paling sakral dalam penanggalan Jawa. Orang yang lahir pada weton ini diyakini memiliki perlindungan spiritual yang sangat kuat. Kisah dari Sleman, Yogyakarta, menyebut seorang perempuan Jumat Kliwon justru membuat pria yang mencoba mempeletnya jatuh sakit parah. Banyak orang percaya energi hari lahir ini bagaikan perisai gaib yang membuat pelet selalu mental.
2. Rabu Pahing
Mereka yang lahir pada Rabu Pahing dikenal tegas dan memiliki hati yang sulit ditembus. Dalam hitungan Jawa, Rabu melambangkan keseimbangan, sementara Pahing membawa energi kuat. Perpaduan ini membuat mereka hampir mustahil dipaksa mencintai lewat cara gaib. Kisah dari Blitar mencatat seorang pemuda Rabu Pahing tetap cuek meski ada gadis yang berusaha memikatnya dengan pelet, sementara si pengirim justru jatuh sakit.
3. Senin Legi
Senin Legi dipercaya membawa pancaran energi positif yang memikat secara alami. Orang yang lahir pada weton ini tidak membutuhkan pelet karena sudah memiliki daya tarik bawaan. Justru, energi pelet yang diarahkan seringkali berbalik ke pengirimnya. Seorang pria Senin Legi dari Kediri, misalnya, tetap santai meski jadi target pelet, sementara para perempuan yang mencoba memikatnya malah gelisah sendiri.
4. Kamis Pon
Kamis Pon sering dikaitkan dengan doa, keberkahan, dan perlindungan leluhur. Mereka yang lahir di weton ini dipercaya dijaga kekuatan gaib yang membuat pelet tak mempan. Cerita dari Banyumas menyebutkan seorang gadis Kamis Pon tetap tak tergoyahkan meski banyak pria mencoba memikatnya dengan pelet. Sebaliknya, para pria itu justru mengalami nasib buruk, mulai dari sakit hingga usaha yang gagal.
5. Minggu Wage
Minggu Wage dikenal dengan karakter keras hati dan logika tajam. Mereka tidak mudah terbawa perasaan, apalagi pada cinta yang terasa dipaksakan. Kisah dari Cirebon menyebut seorang pemuda Minggu Wage tetap tak tergoyahkan meski menjadi target pelet. Justru gadis yang mencoba ritual pelet jatuh sakit dan linglung. Hal ini membuat Minggu Wage dikenal sebagai weton dengan hati yang sulit ditaklukkan. (*)