JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, Satu Suro atau 1 Muharram bukan sekadar penanda tahun baru dalam kalender Jawa dan Hijriah, tetapi juga momentum sakral yang dipenuhi energi spiritual tinggi.
Malam Satu Suro diyakini sebagai waktu terbukanya pintu-pintu langit, ketika doa-doa lebih mudah dikabulkan, dan keberuntungan bisa datang secara tak terduga.
Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa pada Jumat (27/6), menurut primbon Jawa, ada beberapa weton istimewa yang disebut memiliki ‘tulang wangi’, yakni pribadi yang disukai makhluk halus dan leluhur karena aura kebaikannya.
Orang-orang dengan tulang wangi dipercaya memiliki karisma gaib, keberuntungan tak terduga, serta mudah mendapatkan ganjaran dari kekuatan supranatural di waktu-waktu tertentu — salah satunya saat Satu Suro.
Dan tahun ini, 6 weton istimewa dengan predikat tulang wangi diprediksi akan mendapatkan kekayaan mendadak sebagai bentuk ganjaran dari alam semesta.
Siapa sajakah mereka? Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Selasa Kliwon – Weton Leluhur Pelindung
Orang yang lahir pada weton Selasa Kliwon memiliki nilai neptu 8 (Selasa) + 8 (Kliwon) = 16.
Dalam primbon, angka ini sangat kuat dalam hal spiritual dan pelindung keluarga.
Mereka dikenal sebagai pribadi yang dermawan, berbudi luhur, dan jarang mengeluh.
Pada Satu Suro, Selasa Kliwon akan mendapatkan balasan atas kesabaran dan amal kebaikannya.
Tanpa diduga, mereka bisa menerima peninggalan, warisan, atau hasil usaha yang mendadak sukses.
Kekayaan yang datang ini bukan semata-mata materi, melainkan juga rezeki dalam bentuk pengaruh dan keberkahan hidup.
2. Jumat Legi – Weton Wasiat Leluhur
Dengan neptu 6 (Jumat) + 5 (Legi) = 11, Jumat Legi dikenal sebagai weton para penyeimbang kehidupan.
Mereka adalah orang-orang tulus, sering dijadikan tempat curhat, dan memiliki hati bersih yang disukai leluhur.
Tahun ini, energi spiritual di malam Satu Suro diprediksi akan membuka jalan rezeki besar bagi Jumat Legi.
Tak menutup kemungkinan mereka akan memperoleh rejeki nomplok, proyek besar, atau pinangan kerja sama bisnis dari arah yang tidak disangka.
Mereka termasuk golongan tulang wangi yang sering diwarisi ilmu dari garis leluhur.
3. Rabu Wage – Weton Wibawa Raja
Neptu Rabu (7) + Wage (4) = 11. Angka ini menggambarkan pribadi berwibawa, pendiam tapi penuh pengaruh.
Rabu Wage seringkali terlihat biasa saja, namun memiliki daya pikat alami yang membuatnya dihormati di lingkungan sosial.
Pada malam Satu Suro, menurut primbon, kekuatan khodam leluhur akan mendampingi Rabu Wage untuk menarik rezeki besar.
Mereka bisa mendadak naik jabatan, mendapat undangan kehormatan, atau membuka usaha yang langsung melejit.
Semua ini adalah ganjaran atas watak sabar dan tanggung jawab yang mereka pegang selama ini.
4. Sabtu Pon – Weton Penerima Wahyu
Dengan jumlah neptu 9 (Sabtu) + 7 (Pon) = 16, Sabtu Pon memiliki keistimewaan sebagai penerima wahyu batin.
Orang-orang ini cenderung memiliki intuisi tajam, suka menyepi, dan senang menolong secara diam-diam.
Tulang wangi dari Sabtu Pon membuat mereka sangat dekat dengan kekuatan spiritual.
Pada Satu Suro tahun ini, mereka berpeluang mendapat keuntungan investasi besar, harta tak terduga, atau pembukaan aura rezeki.
Biasanya datang melalui mimpi, pertanda, atau lintasan pikiran yang mengarahkan ke sumber kemakmuran.
5. Senin Pahing – Weton Terpilih Penyimpan Rahasia
Senin Pahing memiliki neptu 4 (Senin) + 9 (Pahing) = 13.
Angka 13 dalam primbon bukan angka sial, melainkan angka yang menandakan rahasia besar dan anugerah tersembunyi.
Orang-orang ini sering dianggap ‘biasa saja’ tapi sebenarnya menyimpan potensi luar biasa.
Weton ini dianggap memiliki tulang wangi karena sikap rendah hatinya.
Pada malam Satu Suro, kekuatan alam akan mengganjar mereka dengan rejeki tak terduga — bisa melalui relasi, pertolongan orang kaya, atau keberuntungan dari tindakan kecil.
Jalan rezeki mereka dibuka lebar karena kesetiaan dan komitmen terhadap nilai-nilai luhur.
6. Kamis Pon – Weton Penggerak Kebaikan
Dengan neptu 8 (Kamis) + 7 (Pon) = 15, Kamis Pon adalah pribadi penuh semangat yang tidak suka berpangku tangan.
Mereka menyebarkan kebaikan dan menjadi penggerak perubahan positif di lingkungan.
Kamis Pon seringkali ‘dimuliakan’ oleh alam melalui orang-orang di sekitarnya.
Menurut primbon, malam Satu Suro tahun ini akan menjadi momen penting di mana mereka akan diberi ganjaran kekayaan karena menolong orang banyak, seperti usaha sosial yang berkembang, dipromosikan oleh tokoh berpengaruh, atau tiba-tiba viral karena kebaikannya.
Makna Tulang Wangi dan Energi Satu Suro
Istilah ‘tulang wangi’ dalam primbon Jawa menggambarkan seseorang yang lahir dengan aura alami yang harum secara gaib.
Orang-orang ini biasanya mudah disukai, tidak suka mencelakai, dan memiliki sifat welas asih tinggi.
Mereka kerap menjadi tempat "singgahan" berkah, karena dipercaya menjadi perantara rezeki dari alam halus kepada dunia nyata.
Satu Suro sendiri adalah malam suci yang sangat dihormati dalam budaya Jawa.
Di malam ini, banyak orang melakukan tirakat, tapa, atau meditasi karena dipercaya bahwa pada waktu tersebut gerbang antara dunia kasat mata dan gaib terbuka lebih lebar.
Mereka yang tulang wangi akan lebih mudah menyerap energi positif dari semesta.
Penutup: Siapkan Diri Menyambut Ganjaran
Bagi Anda yang lahir pada weton-weton di atas, bersiaplah.
Meski kekayaan datang secara mendadak, primbon mengajarkan bahwa tetap rendah hati, bersyukur, dan menolong sesama adalah kunci utama agar berkah tetap mengalir.
Jangan lupa melakukan ritual sederhana di malam Satu Suro, seperti:
Membersihkan rumah dengan niat mengundang rezeki.
Merenung atau menyepi di tempat sunyi.
Membaca doa atau wirid yang menenangkan.
Bersedekah di pagi harinya untuk membuka pintu rezeki.
Karena kadang, keajaiban tidak datang dengan suara keras, melainkan dalam keheningan malam yang penuh keberkahan.