← Beranda

Jangan Cari Masalah : 8 Weton Paling Berbahaya Bila Dijadikan Musuh

Hanny SuwindariSabtu, 7 Juni 2025 | 22.34 WIB
8 weton paling berbahaya bila dijadikan musuh

JawaPos.com - Ada beberapa weton yang sebainya jangan cari masalah dengannya.

Sebab ia berbahaya jika dijadikan musuh.

Bukan karena ototnya, tapi otaknya merupakan senjata utama mengalahkan lawan.

Berikut penjelasannya dikutip dari YouTube Ngaos Jawa pada 7 Juni 2025.

1. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon dikenal sebagai salah satu weton yang paling sakral dan penuh muatan gaib. Dalam tradisi Jawa, hari Sabtu dan pasaran Kliwon, keduanya memiliki aura spiritual yang tinggi. Orang yang lahir di weton ini memiliki kekuatan batin luar biasa.

Mereka cenderung pendiam, misterius, namun punya mata batin yang tajam. Hati-hati jika membuat mereka sakit hati. Mereka bukan tipe yang membalas dengan kata-kata atau fisik, tapi bisa saja lewat getaran energi.

2. Rabu Wage

Pendiam tapi mematikan. Weton Rabu Wage adalah tipe weton yang dingin tapi tajam. Orangnya tidak suka konflik, tapi sekali disakiti mereka tak mudah melupakan. Energinya seperti lawan yang tersembunyi di balik gelapnya gua.

Tidak terlihat tapi mematikan. Mereka sangat peka secara batin. Jika seseorang berlaku buruk terhadapnya, mereka bisa membaca motif itu bahkan sebelum terjadi. Beberapa kepercayaan lokal menyebutkan bahwa orang Rabu Wage bisa menjadi cermin karma. Apa yang kamu lakukan kepadanya akan kembali kepadamu, cepat atau lambat.

3. Jumat Legi

Sekilas orang yang lahir di weton Jumat legi tampak ramah dan berwibawa. Tapi jangan terkecoh. Di balik kelembutannya tersimpan energi ketegasan yang sangat kuat. Mereka punya karisma alami dan banyak yang menyebutkan bahwa aura mereka bisa menundukkan orang lain.

Ketika mereka marah, mereka tidak perlu teriak. Tatapan matanya saja sudah cukup membuat orang merasa bersalah. Primbon menyebutkan bahwa Jumat lagi punya kekuatan batin dari leluhur yang sangat kuat. Jika mereka berdoa dengan sungguh-sungguh maka langit akan mendengar.

4. Senin Pon

Pembawa karma instan. Senin Pon adalah weton yang dikenal sebagai penyeimbang semesta. Mereka hidup dengan nilai moral yang tinggi dan tak suka menyakiti orang lain.

Namun jika mereka disakiti, efeknya bisa sangat luar biasa. Mereka membawa getaran karma yang instan yang berbuat buruk padanya. Sering kali langsung menuai balasan.

5. Kamis Pahing

Weton Kamis Pahing dikenal sebagai pembawa warisan spiritual yang kuat. Biasanya mereka lahir dalam garis keluarga yang punya leluhur sakti. Orang Kamis Pahing punya ikatan erat dengan dunia gaib, terutama leluhur.

Jika mereka disakiti atau dizalimi, maka bukan hanya dirinya yang bereaksi. Energi leluhurnya pun akan ikut turun tangan. Banyak cerita tentang orang yang menyakiti Kamis Pahing lalu sakit aneh atau usaha mereka bangkrut tiba-tiba.

6. Selasa Kliwon

Sang penjaga dimensi gelap. Selasa Kliwon adalah weton yang sangat ditakuti dalam kalangan paranormal. Orang yang lahir di hari ini punya koneksi batin dengan dunia bawah.

Mereka memiliki insting tajam dan daya pengaruh spiritual tinggi. Bahkan ada yang menyebut mereka sebagai perantara antara dunia nyata dan dunia halus. Jika panjenengan menyakiti orang Selasa Kliwon, maka gangguan gaib bisa menjadi kenyataan.

7. Minggu Pon

Minggu Pon adalah weton dengan karakter sangat waspada. Mereka seperti pengamat yang tenang tapi menyimpan banyak informasi. Jangan pernah memancing emosi mereka. Sebab sekali kesal mereka bisa berubah menjadi sosok yang menyebar energi dingin dan menusuk.

Beberapa orang percaya bahwa mereka punya pengawal gaib yang selalu siap siaga. Jika panjenengan menyakiti orang minggu pon bukan tidak mungkin panjenengan akan mengalami kejadian-kejadian tidak masuk akal.

8. Kamis Kliwon

Kamis Kliwon ini adalah weton langka yang sering dikaitkan dengan spiritualitas tingkat tinggi. Orang Kamis Kliwon biasanya tenang, pendiam, namun sangat tajam dalam melihat niat orang. Mereka seringki tidak menyadari sendiri bahwa mereka menyimpan kekuatan supranatural.

Namun ketika mereka diperlakukan tidak adil, mereka bisa menjadi pematik dari energi alam, entah dari bumi, angin, atau getaran spiritual lainnya.***

EDITOR: Hanny Suwindari