JawaPos.com - Mencari jodoh memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun dalam primbon Jawa, kita bisa membaca kecocokan pasangan dari hitungan weton.
Kali ini kita akan membahas khusus tentang jodoh dan pantangan bagi pemilik weton Jumat Wage.
Siapa tahu kamu atau pasanganmu lahir di weton ini, jadi bisa lebih memahami arah hubungan kalian.
Baca Juga: Abaikan Larangan, Warga Surabaya Kepergok Cuci Rumen di Sungai Kalimas
Berdasarkan penjelasan dari salah satu video di kanal Youtube yang aktif membahas weton yaitu Sabdaning Ratu, weton Jumat Wage punya jumlah neptu 10, yang artinya termasuk genap.
Dalam hitungan jodoh, pemilik weton genap akan cocok jika berpasangan dengan yang jumlah neptunya ganjil.
Mengapa begitu? Karena jika dijumlahkan akan menghasilkan bilangan ganjil, dan itu dianggap sebagai pertanda baik, atau dalam istilah Jawa: “Tibo Sanggar Waringin” yang artinya rumah tangga ayem dan langgeng selawase.
Ada empat weton yang paling cocok jadi jodoh Jumat Wage, yaitu: Jumat Pon, Sabtu Wage, Minggu Kliwon, Kamis Legi.
Keempat weton ini jika dijumlahkan dengan Jumat Wage akan menghasilkan angka 23, dan jika dibagi 7 sisanya 2, yang menurut primbon adalah angka penuh keberuntungan dalam urusan rumah tangga.
Namun, tidak cukup hanya tahu siapa jodoh terbaik. Orang dengan weton Jumat Wage juga punya pantangan yang harus dijaga jika ingin sukses.
Salah satunya adalah menghindari rasa malas, terutama soal ibadah dan usaha. Godaan terbesar mereka adalah terlalu nyaman dan suka tidur, yang bisa membuat hidup stagnan.
Tapi jika mereka sering mengingat Sang Pencipta, seperti dengan rutin salat tahajud dan mendekatkan diri kepada Tuhan, maka keberkahan dan anugerah akan datang tanpa diduga.
Penutupnya, hidup memang penuh pilihan. Tapi bagi pemilik weton Jumat Wage, jalannya sudah diberi petunjuk lewat hitungan Jawa.
Pilih jodoh yang tepat, jalani hidup dengan disiplin dan spiritualitas tinggi, serta hindari pantangan yang bisa jadi batu sandungan.
Dengan begitu, rumah tangga akan tenang dan hidup pun penuh kejayaan. Ingat, primbon hanya sarana, kunci sukses tetap ada di niat dan ikhtiar kita sendiri.