JawaPos.com - Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, hari dan pasaran kelahiran atau yang dikenal dengan istilah weton dipercaya dapat mencerminkan watak, nasib, hingga rezeki seseorang. Salah satu weton yang cukup menarik untuk dibahas adalah Sabtu Wage.
Weton ini memiliki jumlah neptu 13, yang merupakan hasil penjumlahan dari nilai hari Sabtu (9) dan pasaran Wage (4).
Lalu, apa makna dari angka 13 ini dan bagaimana pengaruhnya terhadap watak serta kehidupan seseorang?
Baca Juga: Weton-Weton yang Cocok Berjodoh dengan Kamis Pahing Menurut Primbon Jawa
Berdasarkan penjelasan dari salah satu video di kanal Youtube yang aktif membahas weton yaitu Sabdaning Ratu, orang yang lahir di hari Sabtu Wage dikenal memiliki watak yang pendiam, rendah hati, dan cenderung tidak suka menonjolkan diri.
Dalam kehidupan nyata, mereka sering kali merupakan anak tunggal atau tumbuh dalam suasana yang membuatnya merasa sendiri.
Watak dasarnya yang meneng (diam), tidak berarti pasif, justru mereka memiliki kontrol diri yang baik dan tidak mudah terombang-ambing oleh keinginan duniawi.
Baca Juga: Weton-Weton yang Kurang Cocok Berjodoh dengan Kamis Pahing Menurut Hitungan Primbon
Watak khas hari Sabtu salah satu yang menonjol adalah suka memuji hal-hal baik, tidak takut terhadap hal yang buruk, dan memiliki keinginan besar untuk meniru sesuatu yang dianggapnya bagus.
Namun, sifat ini juga bisa berubah menjadi keinginan yang berlebihan jika tidak dibarengi dengan pengendalian diri.
Sedangkan dari pasaran Wage, muncul sifat keras dalam berbicara dan sikap yang kaku.
Kombinasi dari dua karakter ini menjadikan pemilik weton Sabtu Wage sebagai pribadi yang tegas, jujur, namun kadang kurang fleksibel dalam bergaul.
Meski begitu, mereka juga dikenal sebagai orang yang tahan begadang dan cocok menjadi pedagang karena cara bicaranya yang menarik dan mampu memikat hati orang lain.
Menurut primbon, garis nasib weton Sabtu Wage termasuk dalam tibo dunyo, yakni cenderung mudah meraih kekayaan materi.
Namun, semua itu tetap bergantung pada usaha dan doa. Jika seseorang tidak menjaga budi pekertinya atau melupakan Sang Pencipta, maka kesengsaraan bisa lebih mudah datang.
Sebaliknya, jika ia rajin beribadah dan memperbaiki diri, maka keberkahan hidup pun akan menghampiri.
Pada akhirnya, mengenal watak dan nasib melalui weton bukan untuk membatasi diri, tetapi sebagai panduan agar kita bisa lebih memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri.
Bagi yang lahir di hari Sabtu Wage, tetaplah rendah hati, gunakan kelebihanmu untuk hal-hal positif, dan jangan lupa bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup adalah atas kehendak Yang Maha Kuasa.