← Beranda

Mengenal Perbedaan Merica dan Ketumbar dari Bentuk, Rasa serta Kegunaanya

Irham MuzakiRabu, 8 Mei 2024 | 12.55 WIB
Ilustrasi Bumbu Dapur Merica dan Ketumbar (Pixabay)

Jawapos.com - Merica dan ketumbar merupakan jenis rempah rempah yang ada di Indonesia yang digunakan sebagai bumbu dapur.

Bagi anda yang tidak biasa memasak mungkin akan kesulitan membedakan antara merica dan ketumbar.

Dilansir dari laman Santos-krimer.co.id, merica dan ketumbar adalah bumbu dapur sebagai penambah cita rasa makanan.

Keduanya hampir memiliki bentuk yang mirip sehingga akan sulit dibedakan bagi sebagian orang yang tidak familiar dengan rempah - rempah jenis ini.

Disebutkan bahwasanya merica memiliki senyawa piperine dan sifat anti inflamasi yang bersifat antioksidan yang bagus untuk mencegah efek radikal bebas pada tubuh dan bagus untuk kesehatan pencernaan.

Sedangkan juga bisa menjaga kesehatan pencernaan dan mengobati sakit perut, diare, dan kembung.

Baiklah lalu bagaimana cara kita mengetahui perbedaan antara merica dan ketumbar?

Berikut adalah beberapa perbedaan antara merica dan ketumbar beasarakan bentuk, rasa dan juga kegunaanya yang dikutip berdasarkan laman fibercreme.com.

Perbedaan Merica dan Ketumbar

Ada beberapa cara untuk membedakan antara merica dan ketumbar. lebih jelasnya silahkan simak artikel dibawah ini.

1. Warna

Baca Juga: Resep Sehat: Cukup 3 Langkah Roasted Sweet Potato and Chicken Salad, Lezat Mudah dan Praktis!

Ketumbar dan merica memiliki perbedaan warna yang cukup mendasar, sehingga keduanya bisa dibedakan berdasarkan warnanya.

Jelasnya ketumbar memiliki warna kuning keemasan dan sedangkan ketumbar memiliki warna cenderung putih.

Namun terdapat sedikit pengecualian pada merica, karena ada juga jenis merica yang jarang mungkin asing seperti merica hitam dan merica merah.

Adapun merica putih sendiri adalah merica yang sering digunakan untuk memasak.

2. Ukuran dan Tekstur

Cara selanjutnya untuk membedakan antara merica dengan ketumbar adalah melalui ukuranya dan juga teksturnya.

Walaupun keduanya sebenarnya hampir memiliki ukuran dan tekstur yang hampir sama, namun jika diperhatikan lebih teliti terdapat perbedaan yang mendetail.

Sera ukuran merica ukuran ketumbar memiliki ukuran yang lebih kecil daripada merica, dan dalam segi teksturnya merica cenderung memiliki tekstur yang lebih padat dan keras jika dibandingkan dengan ketumbar.

3. Bau

Apabila dilihat dari baunya, ketumbar dan merica memiliki perbedaan bau yang cukup menonjol.

Keduanya sama sama memiliki aroma bau yang kurang ramah terhadap hidung, namun memiliki peran penting dalam menambah kenikmatan masakan.

Aroma atau bau yang ada pada merica terasa lebih menyengat dan pedas, sedangkan ketumbar hampir tidak ada bau yang menyengat atau hanya sekedar bau hambar yang kurang menyenangkan.

4. Rasa

Kemudian anda bisa membedakan antara merica dan ketumbar melalui rasanya menggunakan indera pengecapan.

Hampir sama dengan baunya, merica memiliki rasa pedas dan kering, sehingga tidak heran kalau rempah ini sering kalian temui dalam campuran bumbu membuat gulai misalnya.

Sedangkan untuk ketumbar, ia memiliki rasa pahit yang selanjutnya ketika dicampur dengan bahan masakan, ia bertindak sebagai penguat rasa gurih.

Sehingga rempah yang satu ini seringkali ditemui dalam masakan yang memiliki rasa gurih.

5. Kegunaan

Secara umum baik merica dan ketumbar memiliki peran masing masing dalam makanan agar terasa lebih nikmat.

Semua tergantung selera masing masing, ketika ingin pedas tanpa penggunaan cabe, maka merica atau lada adalah pilihan yang tepat untuk rempahnya.

Namun diantara kegunaan untuk memasak, erica juga memiliki manfaat lain seperti untuk mengusir tikus dan nyamuk.

Selain itu sebagaimana disampaikan diatas merica juga memiliki manfaat kesehatan lho, seperti mengobati rematik dan asam urat.

Sedangkan ketumbar digunakkan untuk penyedap rasa dan penguat rasa gurih pada tempe, tahu, maupun lauk pauk sehari-hari, juga memiliki kegunaan di bidang kesehatan seperti untuk mengobati peradangan, mengatasi gangguan pencernaan, mengatasi wasir, menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta masih banyak lagi.

EDITOR: Hanny Suwindari