TANPA tahu asal usul dan fakta sebenarnya, bisa jadi tergelincir pada penyebutan yang asal-asalan. Bahkan, bisa diteruskan menjadi hal yang viral, lantas berpotensi menjadi olok-olok yang garing. Misalnya, unggahan sebuah akun TikTok yang asal menyebut monumen di Arab Saudi.
’’Sepeda Nabi Adam,’’ tulis akun TikTok Okta.kw beberapa hari lalu. Tulisan itu melengkapi rekaman video dengan suara ibu-ibu yang terkesan takjub.
’’Pelan-pelan, Pak. Astaghfirullahaladzim, sepeda Nabi Adam,’’ ujar perempuan dalam video tersebut (s.id/SepedaNabiAdam).
Berdasar penelusuran dalam Google Maps, lokasi sepeda berukuran besar itu di Bicycle Roundabout. Terletak di Setten Rd serta persimpangan King Fahd Street, kawasan Jeddah, Arab Saudi. Anda bisa melihatnya di s.id/SepedanyaAda.
Lalu, bagaimana fakta sebenarnya? Penelusuran padanan gambar mengarahkan Jawa Pos pada portal berita saudiauto.com.sa yang terbit pada 14 Mei 2020. Dijelaskan, Bike Square adalah warisan budaya yang berusia lebih dari 40 tahun dan dirancang oleh insinyur Spanyol Julio Lafonte.
Situs itu menyebutkan, Al-Diraja Square di persimpangan Jalan Raja Fahd dan Jalan Al-Rawda dianggap sebagai salah satu alun-alun tertua di Jeddah.
Karena menjadi warisan budaya yang melekat di benak penduduk kegubernuran Jeddah selama 40 tahun. Berat balok besi badan sepeda mencapai 8 ton, tingginya 15 meter, dan panjangnya 22,5 meter (s.id/ArsitekSpanyol).
Di sisi lain, situs sculpturesofjeddah.com menjelaskan tahun pembuatan oleh arsitek Spanyol Julio Lafuente pada 1982.
Sebagai landmark terkenal, sepeda tersebut sempat akan dipindahkan untuk pembangunan jalan. Namun, sepeda itu tetap berdiri di persimpangan yang sibuk dan dikenal sebagai Bundaran Sepeda (s.id/EksisBerdiri). (zam/c18/jun)
FAKTA
Sepeda itu merupakan tetenger kota buatan arsitek Spanyol Julio Lafuente pada 1982.