← Beranda

Jadi Tuan Rumah EAROPH, Ini Keuntungan yang Didapat Surabaya

Banu AdikaraKamis, 22 September 2022 | 23.58 WIB
Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. (Pemprov Jatim untuk Jawa Pos)
JawaPos.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menerangkan bahwa diadakannya kongres Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) 2022 di  Surabaya, Jawa Timur, hal ini diharapkan dapat menarik investasi dari investor yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

"Jadi ini kesempatan menempatkan Jatim di dalam radar para pakar praktisi dan pelaku usaha di sektor ekonomi. Sektor ekonomi wilayah, infrastruktur, jadi ada kesempatan ini," katanya.

Ia mencontohkan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jawa Timur. Hal tersebut akan disampaikannya dalam pertemuan tersebut agar dapat menarik investasi terhadap pembangunan di Jawa Timur.

"Diharapkan akan menarik investasi di hightec investment di bidang manufaktur dalam skala besar dan membuat Jawa Timur sebagai salah satu kota yang kompetitif tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia," jelasnya.

Emil juga mengungkapkan bahwa dalam agenda tersebut hadir para investor yang memberikan investasi kepada pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur hijau. "Kita akan mengenalkan kepada semua delegasi dan tidak hanya itu, karena acara ini hybrid akan juga diikuti peserta dari berbagai belahan dunia. Juga GIZ Germany yang hadir," pungkasnya.

Sebelumnya, Kota Surabaya, Jawa Timur akan menjadi tuan rumah dalam pertemuan para pakar dan kepala daerah pada agenda Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) World Congress 2022. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Emil mengatakan, pihaknya sudah mengusahakan agar pertemuan EAROPH ini diadakan di Jawa Timur, tepatnya di Surabaya sejak lama. Berkat kerja keras dari berbagai pihak, akhirnya tahun lalu, Surabaya resmi menjadi kota yang dipilih sebagai pertemuan tingkat Asia tersebut.

"Jadi itulah sebabnya kemudian kita waktu itu ikut bikin proses ya kita bersaing dengan beberapa negara lain untuk menjadi tuan rumah dan alhamdulillah tahun lalu kita terpilih," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/9).

EAROPH sendiri akan dilaksanakan di Surabaya pada 5-7 Oktober 2022 mendatang. Emil menyatakan bahwa EAROPH adalah organisasi yang sudah berdiri sejak tahun 1956 yang menaungi pakar dan praktisi bidang perencanaan dan permukiman di wilayah Asia dan Australasia. Oleh karena itu, ia mengaku senang dengan dipilihnya Surabaya sebagai tuan rumah dalam pertemuan tersebut.

"Jawa Timur merasa senang bisa menjadi tuan rumah EAROPH World Congress ke -28," ungkapnya.

Untuk diketahui, EAROPH adalah organisasi internasional yang didirikan tahun 1956 dan menjadi pakar dan praktisi bidang perencanaan dan pemukiman di wilayah Asia dan Australia. Kongres EAROPH dua tahun sebelumnya dilangsungkan Filipina. Tahun ini, EAROPH akan diadakan di Kota Surabaya, Jawa Timur. EAROPH ke-28 ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BIPW) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
EDITOR: Banu Adikara