← Beranda

Terungkap Alasan Ronald Tannur Bunuh Dini Secara Keji di Surabaya

Dimas Nur ApriantoKamis, 12 Oktober 2023 | 01.33 WIB
JADI TERSANGKA: Polisi menggelandang Gregorius Ronald Tannur, penganiaya Dini Sera Afrianti hingga tewas.

JawaPos.com–Polrestabes Surabaya menetapkan Ronald Tannur sebagai tersangka dalam kasus kematian Dini Sera Afriani sejak 5 Oktober. Ronald kini terjerat pasal pembunuhan. Yakni, pasal premier 338 KUHP subsider 351 ayat 3 KUHP.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, motif Ronald melakukan penganiayaan kepada Dini hingga menyebabkan kematian karena sakit hati. Keduanya sempat cekcok di lift saat turun dari Blackhole Lenmarc Surabaya.

”(Motif) sakit hati, karena ada cekcok, karena (Ronald) terkontaminasi alkohol,” ujar Hendro di Mapolrestabes Surabaya.

Sayangnya, saat ditanya lebih mendalam sakit hati karena apa, Polrestabes Surabaya masih belum bisa menjelaskan kepada awak media.

Selama rekonstruksi, Hendro menyampaikan bahwa polisi melakukan rekonstruksi dengan 60 adegan di lima titik. Mulai dari Blackhole KTV, lift, parkiran basement, apartemen dan National Hospital.

Sebelumnya, Ronald hanya dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau pasal 359 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Kedua pasal itu tentang tindak pidana penganiayaan.

Hendro mengatakan, ada sejumlah pertimbangan pihaknya menjerat Ronald dengan pasal pembunuhan.

”Pertimbangan sudah kami sampaikan. Kami menemukan beberapa fakta, kemudian fakta itu kami gelarkan yang tadi sudah kami sampaikan. Kami melibatkan ahli pidana dan ahli-ahli lain untuk kami gelarkan, ada beberapa masukan kami simpulkan, akhirnya kami putuskan (menjerat Ronald dengan pasal pembunuhan),” beber Hendro.

Dini dan Ronald merupakan sepasang kekasih yang telah menjalin asmara selama 5 bulan. Keduanya tinggal bersama di Apartemen Tanglin Orchard di Surabaya Barat.

Saat kejadian, keduanya tengah karaoke sembari minum minuman keras dengan teman-teman Ronald di Blackhole KTV Surabaya. Di sana, terjadi perselisihan dan mengakibatkan penganiayaan hingga nyawa Dini melayang.

Entah apa yang membuat Ronald begitu bengis menghajar Dini dan melindasnya dengan mobil Innova yang membuat tubuh Dini terseret sejauh 5 meter.

 

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah