← Beranda

Timnas Voli Dipersiapkan untuk Turun di Konfederasi Bola Voli Asia

Candra Kurnia HarinantoRabu, 25 Mei 2022 | 23.43 WIB
Timnas Voli Indonesia tampil meyakinkan saat berlaga di Vietnam.
JawaPos.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo menyatakan, tim bola voli indoor putra bakal mengikuti ajang bergengsi pada level Asia.

Yakni, Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) Club 2023 atau Asian Men's Club Volleyball Championship.

Menurutnya, level permainan tim bola voli indoor putra bukan lagi Asia Tenggara. Pun demikian dengan bola voli pantai putra yang levelnya sudah di tingkat Asia.

Selain itu, kata Imam, AVC Club 2023 bakal menjadi ajang persiapan menuju Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok, yang ditunda dan sejauh ini belum ada pengumuman terkait jadwal terbaru.

"Berikutnya strategi kami begini, untuk bola voli indoor dan pantai putra Indonesia tatanan persaingannya sudah bukan lagi di level Asia Tenggara, namun di tingkat Asia.''

''Tahun depan kami akan ambil AVC Club yang merupakan ajang bergengsi di Asia," kata Imam kepada pewarta di Little Minang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Sementara untuk tim bola voli indoor putri, Imam mengatakan agenda internasional terdekat adalah ASEAN Grand Prix 2022 yang dijadwalkan bergulir pada September mendatang.

Ajang ini diikuti empat negara yakni Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Pada SEA Games Vietnam, skuad Merah Putih meraih medali terbanyak pada cabang olahraga bola voli dengan dua emas, satu perak, satu perunggu.

Medali emas masing-masing diraih bola voli indoor dan pantai putra. Sementara perak disumbangkan bola voli pantai putri, dan perunggu voli indoor putri.

Indonesia berada di atas Thailand yang berada di urutan kedua dalam perolehan medali cabang bola voli dengan dua emas dan satu perak. Tuan rumah Vietnam di urutan ketiga dengan dua perak.

Prestasi bola voli Merah Putih di Vietnam mengulang pencapaian pada SEA Games sebelumnya di Filipina 2019. Ketika itu juga meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu dari nomor yang sama.
EDITOR: Candra Kurnia Harinanto