JawaPos.com - Kompetisi Super League musim ini tetap berjalan saat bulan Ramadhan. Tentunya, pihak operator liga menerapkan penyesuaian jadwal bertanding dengan memainkan seluruh laga pada malam hari setelah berbuka puasa dan ibadah tarawih.
Kompetisi yang terus bergulir tanpa jeda selama bulan Ramadhan ini tentu menuntut penyesuaian sesi latihan jelang pertandingan bagi semua tim, termasuk Persebaya Surabaya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyatakan bahwa pihaknya juga akan menyesuaikan sesi latihan tim dengan kondisi para pemain, terutama yang menjalankan puasa. Dia mengungkapkan, timnya tidak akan langsung diforsir latihan berat.