← Beranda
Momentum Jawab Kritik Bernardo Tavares! Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira Terpilih APPI Fans Favourite Footballer
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 19 Februari 2026 | 16.09 WIB
Bruno Moreira jadi pemain favorit pilihan suporter Persebaya Surabaya dari APPI. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira terpilih sebagai APPI Fans Favourite Footballer di tengah sorotan atas performanya. Situasi kontras itu menegaskan satu hal, dukungan suporter Green Force tetap menyala untuk sang kapten.

Penghargaan tersebut diumumkan oleh Professional Footballers' Association of Indonesia melalui akun resmi mereka.

“Congratulations @brunomoreira99 (@officialpersebaya). Dipilih langsung oleh teman-teman supporter dan fans sebagai APPI Fans Favourite Footballer Super League bulan Januari 2026,” tulis @appi.official.

APPI merupakan asosiasi pemain profesional di Indonesia yang memberi ruang apresiasi berbasis suara suporter.

Artinya, penghargaan ini murni datang dari hati fans yang mengikuti perjalanan Bruno bersama Persebaya Surabaya sepanjang Januari 2026.

Respons suporter langsung membanjiri kolom komentar dengan nada dukungan penuh semangat. “Semangat Cak @brunomoreira99 walaupun akhir² ini sedang underperfom????,” ujar salah satu suporter.

Komentar lain tak kalah emosional dan penuh cinta untuk sang kapten. “Gracias ???? ????@brunomoreira99,” tulis seorang fans, sementara yang lain berharap, “Bruno stay in @Persebaya please????????.”

Dukungan juga datang dengan nada penuh kebanggaan. “My captain menyala????????????????,” dan “Menyala king @brunomoreira99 ????????,” menjadi bukti kedekatan emosional antara pemain asal Brasil itu dengan tribune hijau.

Ironisnya, penghargaan tersebut datang tak lama setelah Bruno mendapat kritik terbuka dari pelatihnya, Bernardo Tavares. Sang pelatih meminta sang kapten meningkatkan kontribusi di putaran kedua Super League 2025/2026.

Momen panas sempat terjadi saat Persebaya Surabaya menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam. Pada menit ke-66, Bruno ditarik keluar saat tim sedang tertinggal 2-1.

Kapten Persebaya Surabaya itu terlihat kesal sebelum duduk di bangku cadangan. Ia bahkan melempar botol minuman yang dipegangnya, ekspresi frustrasi yang terekam jelas di lapangan.

Pergantian tersebut terasa berat baginya karena sepanjang musim ini ia hampir selalu bermain penuh. Dari 17 laga sebelumnya, Bruno tak pernah absen sebagai starter dan menjadi tumpuan di sisi kiri.

Baca Juga: 9 Donatur Gol Persebaya Surabaya di Laga Tandang! Bruno Moreira Jadi Kunci Bungkam Persijap Jepara

Tavares menilai reaksi itu sebagai sesuatu yang wajar dalam atmosfer kompetitif.

“Tidak ada pemain yang suka diganti. Kalau dia (Bruno) senang saat ditarik keluar, saya malah tidak suka. Saya akan memarahinya,” kata Tavares dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan keputusan pergantian murni berdasarkan performa malam itu. “Karena performa Bruno di laga kali ini memang tidak sesuai dengan ekspektasi saya,” ungkap mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Ia memastikan tak ada pemain yang kebal dari evaluasi, termasuk kapten tim.

“Bruno memang pemain penting dan merupakan kapten tim. Namun, terkadang seorang pemain juga bisa memiliki hari yang buruk,” beber pelatih kelahiran 2 Mei 1980 itu.

Tavares berharap sang kapten segera bangkit dan tak larut dalam kekecewaan. “Tugasnya sekarang adalah bagaimana bisa pulih dengan cepat, kemudian menganalisis kesalahannya di lapangan,” cetusnya.

Secara statistik, kontribusi Bruno musim ini tetap signifikan untuk Persebaya Surabaya. Dari 19 penampilan sebagai starter, ia mencatat total 1.684 menit bermain dengan rata-rata 89 menit per laga.

Di lini serang, ia mengoleksi tujuh gol dengan frekuensi satu gol setiap 241 menit. Catatan empat assist dan 1,1 operan kunci per game menunjukkan perannya bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga kreator peluang.

Akurasi operannya mencapai 78 persen, termasuk bola panjang dengan akurasi 61 persen. Umpan silang suksesnya berada di angka 42 persen, cukup efektif untuk pemain yang dominan di sisi kiri.

Dari sisi bertahan, Bruno mencatat rata-rata 5,7 pemulihan bola per laga. Ia memang masih tercatat lima kali melakukan kesalahan yang berujung tembakan lawan, area yang perlu diperbaiki.

Kemampuan dribelnya menjadi salah satu senjata utama dengan 4,2 dribel sukses per game dan efektivitas 81 persen. Heatmap menunjukkan dominasi kuat di flank kiri, area yang sering ia eksploitasi untuk membongkar pertahanan lawan.

Namun, ada catatan yang harus diwaspadai sang kapten. Tujuh kartu kuning dari 19 laga membuatnya berada di ambang risiko akumulasi, sesuatu yang bisa merugikan tim dalam fase krusial musim.

Terlepas dari kritik dan momen emosional di lapangan, dukungan suporter tak surut sedikit pun. Penghargaan APPI Fans Favourite Footballer menjadi simbol cinta fans tak semudah itu pudar hanya karena satu malam buruk.

Kini, fokus Bruno dan Persebaya Surabaya tertuju pada laga tandang melawan Persijap Jepara. Duel tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini pada 21 Februari mendatang.

Laga itu bisa menjadi panggung pembuktian bagi sang kapten setelah kritik dan pujian datang hampir bersamaan. Jika mampu tampil impresif, Bruno bukan hanya menjawab Tavares, tetapi juga membalas cinta suporter dengan performa nyata di lapangan.

EDITOR: Hendra