← Beranda

Update Klasemen Super League! Gol Solo Run Rachmat Irianto Bawa Persebaya Surabaya Naik ke Peringkat 6!

Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 26 Januari 2026 | 00.50 WIB
Rachmat Irianto cetak gol solo run Persebaya Surabaya ke gawang PSIM Yogyakarta. (Persebaya)

JawaPos.com — Update klasemen Super League 2025/2026 kembali memanas setelah Persebaya Surabaya meraih kemenangan penting di pekan ke-18. Gol solo run Rachmat Irianto menjadi penutup manis kemenangan 3-0 Persebaya Surabaya atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1/2026).

Hasil tersebut membawa Persebaya Surabaya naik ke peringkat 6 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 18 laga.

Green Force sekaligus menggusur PSIM Yogyakarta yang harus turun satu strip setelah tertahan di angka 30 poin.

Pertandingan berjalan dengan tempo cukup tinggi sejak menit awal meski kedua tim masih berhati-hati membangun serangan.

PSIM Yogyakarta sempat mengancam lebih dulu lewat Jose Pedro Magalhaes Valente dan Norberto Ezequiel Vidal, namun belum mampu membuahkan gol.

Persebaya Surabaya merespons tekanan tuan rumah dengan permainan sabar dan rapi di lini tengah.

Peluang mulai tercipta lewat Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas dan Bruno Moreira Soares, meski beberapa tembakan masih bisa diblok barisan belakang PSIM.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34 saat Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas mencatatkan namanya di papan skor.

Striker Persebaya Surabaya itu sukses memanfaatkan assist Bruno Moreira Soares untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Gol tersebut membuat Persebaya Surabaya tampil lebih percaya diri hingga akhir babak pertama.

PSIM Yogyakarta mencoba membalas lewat sejumlah peluang Norberto Ezequiel Vidal dan Corfe Deri Antony, namun skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat dengan jual beli serangan dari kedua tim.

Persebaya Surabaya terus menekan melalui Malik Risaldi dan Francisco Israel Rivera Davalos, sementara PSIM mengandalkan kecepatan Fahreza Sudin.

Momentum penting terjadi saat Persebaya Surabaya melakukan sejumlah pergantian pemain yang mengubah ritme permainan. Masuknya Bruno Paraiba dan Rachmat Irianto memberi warna berbeda dalam pola serangan Green Force.

Gol kedua Persebaya Surabaya lahir pada menit 45+28 melalui Bruno Paraiba yang mencetak gol debutnya. Penyerang anyar itu menuntaskan peluang dengan tenang setelah menerima assist Jefferson Junio Antonio da Silva.

Keunggulan dua gol membuat Persebaya Surabaya semakin lepas dalam bermain.

PSIM Yogyakarta berupaya mengejar ketertinggalan, tetapi rapatnya pertahanan Persebaya Surabaya membuat setiap peluang kandas sebelum mencapai sasaran.

Puncak drama terjadi pada menit 45+38 ketika Rachmat Irianto mencetak gol ketiga Persebaya. Gol tersebut lahir dari aksi solo run Rachmat Irianto yang diakhiri tembakan akurat, sekaligus mematikan perlawanan PSIM.

Gol Rachmat Irianto menjadi simbol dominasi Persebaya Surabaya pada paruh akhir pertandingan.

PSIM Yogyakarta masih mencoba mencetak gol hiburan lewat Jose Pedro Magalhaes Valente, tetapi skor 0-3 tak berubah hingga laga usai.

Kemenangan ini memberi dampak langsung pada update klasemen Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya kini mengoleksi 31 poin dan naik ke peringkat 6, tepat di bawah Persita Tangerang yang mengantongi 32 poin.

Di papan atas, Borneo FC Samarinda masih kokoh di puncak klasemen dengan 40 poin. Persija Jakarta dan Persib Bandung membuntuti di posisi kedua dan ketiga dengan raihan sama, yakni 38 poin.

Persaingan papan tengah juga semakin ketat dengan jarak poin yang tipis antar tim. Bali United FC dan Persebaya Surabaya sama-sama mengoleksi 28 poin, sementara PSIM Yogyakarta harus rela turun ke posisi 6 dengan 30 poin.

Bagi Persebaya, kemenangan telak di kandang lawan menjadi modal penting menatap pekan-pekan berikutnya. Konsistensi permainan dan kontribusi pemain pengganti menjadi sinyal positif dalam perburuan posisi papan atas.

Sementara itu, PSIM Yogyakarta perlu segera melakukan evaluasi setelah gagal memanfaatkan laga kandang.

Kekalahan ini menjadi pengingat persaingan Super League musim ini menuntut konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.

Update klasemen Super League masih berpotensi berubah di setiap pekan dengan ketatnya persaingan.

Gol solo run Rachmat Irianto tak hanya menentukan kemenangan, tetapi juga mengubah peta persaingan menuju paruh kedua musim

EDITOR: Banu Adikara