JawaPos.com — Super League 2025/2026 memasuki pekan ke-11 akhir pekan ini dan menjadi momen penting bagi banyak tim, terutama Persebaya Surabaya yang tengah dalam sorotan. Eduardo Perez berada di ujung tanduk, dan laga kontra Persis Solo bisa menjadi penentu nasibnya di kursi pelatih.
Pertandingan pembuka pekan ke-11 akan mempertemukan PSIM Yogyakarta dengan Persik Kediri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (31/10/2025) pukul 15.30 WIB.
Duel dua tim papan tengah ini diprediksi berjalan sengit karena keduanya sama-sama butuh kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
PSIM datang dengan motivasi tinggi setelah menumbangkan Dewa United 2-0 di laga sebelumnya. Di sisi lain, Persik Kediri juga bertekad bangkit setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar.
Masih di hari yang sama, Persija Jakarta akan menjamu PSBS Biak pada pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi Macan Kemayoran untuk menjaga tren positif usai mencuri poin penting di laga tandang sebelumnya.
Super League pekan ke-11 juga menghadirkan sejumlah big match yang siap memanjakan pecinta sepak bola nasional.
Ada laga panas Bali United kontra Persib Bandung, kemudian duel klasik Persebaya Surabaya menghadapi Persis Solo, dan pertemuan seru antara Borneo FC melawan Dewa United.
Pertandingan antara Bali United dan Persib Bandung akan tersaji Sabtu (1/11/2025) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Dua tim penuh bintang itu sama-sama mengincar kemenangan demi menjaga peluang di papan atas klasemen.
Sebelumnya di hari yang sama, Persita Tangerang akan meladeni Bhayangkara FC pada pukul 15.30 WIB. Kedua tim sama-sama mengincar tiga poin untuk menjauh dari zona bawah.
Laga yang paling disorot tentu terjadi pada Minggu (2/11/2025) malam saat Persebaya Surabaya menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo.
Duel ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga bisa menjadi laga hidup mati bagi pelatih Eduardo Perez.
Persebaya belum merasakan kemenangan dalam tiga laga terakhir. Hasil imbang 1-1 melawan Dewa United, kekalahan 1-3 dari Persija Jakarta, dan hasil seri tanpa gol di markas PSBS Biak membuat tekanan terhadap Perez semakin besar.
Pelatih asal Spanyol itu menyadari betul pentingnya laga melawan Persis Solo. Ia menegaskan timnya tetap bekerja keras dan fokus mempersiapkan diri agar bisa memberikan kemenangan di depan publik sendiri.
“Kami bekerja sangat keras untuk meraih tiga poin. Setiap pertandingan berbeda, dan kami terus berproses untuk laga berikutnya melawan Persis Solo,” ujar Perez.
Perez juga meminta para suporter Persebaya Surabaya agar tetap tenang dan percaya pada tim. Ia menegaskan seluruh pemain sudah berjuang maksimal dan hanya butuh waktu untuk kembali ke jalur kemenangan.
“Saya selalu menganalisis pertandingan dan menularkan aura positif kepada pemain. Mereka bekerja sangat keras, jadi saya yakin hasil akan datang,” ucapnya penuh keyakinan.
Meski performa belum memuaskan, Persebaya Surabaya masih berpeluang memperbaiki posisi di klasemen sementara. Saat ini Green Force duduk di peringkat ke-10 dengan 11 poin dari delapan pertandingan.
Kemenangan atas Persis Solo akan menjadi momentum penting untuk mengangkat moral tim sekaligus meredakan tekanan dari suporter. Di sisi lain, kekalahan bisa membuat posisi Perez semakin tidak aman di kursi pelatih.
Persis Solo sendiri datang ke Surabaya dengan semangat tinggi setelah tampil cukup stabil dalam beberapa pekan terakhir. Mereka diprediksi akan tampil lepas dan berani mengambil inisiatif serangan sejak menit awal.
Minggu sore, sebelum laga Persebaya Surabaya vs Persis Solo, akan ada duel antara PSM Makassar dan Madura United yang juga tak kalah menarik.
Kedua tim sama-sama membutuhkan poin penuh untuk menjaga asa bersaing di papan atas.
Pekan ke-11 kemudian berlanjut pada Senin (3/11/2025) dengan dua pertandingan menarik.
Persijap Jepara akan menjamu Malut United pada pukul 15.30 WIB, sementara Semen Padang menghadapi Arema FC di Stadion Haji Agus Salim pada pukul 19.00 WIB.
Penutup pekan ke-11 Super League 2025/2026 akan digelar Rabu (5/11/2025) dengan laga Borneo FC melawan Dewa United pukul 15.30 WIB. Pertarungan dua tim dengan gaya menyerang ini diyakini bakal menghadirkan banyak gol.
Seluruh pertandingan pekan ke-11 akan menjadi penentu arah persaingan di papan klasemen sebelum kompetisi memasuki paruh pertama musim.
Namun sorotan terbesar tetap tertuju ke Surabaya, tempat Eduardo Perez mempertaruhkan nasibnya.
Jika Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan atas Persis Solo, tekanan publik bakal semakin memuncak.
Sebaliknya, tiga poin di kandang akan menjadi obat ampuh untuk mengembalikan kepercayaan diri Green Force dan memperpanjang napas sang pelatih.